Beritamerdekaonline.com, Jakarta – “Dibulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan pahala bagi Densus 88”.

Hal disampaikan oleh Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali bin Al mahdi Al Hamid saat jelang ramadhan.

“Bagaimana tidak, karena Densus 88 Anti Teror Polri adalah pengabdi rakyat yang selalu menjaga keamanan dan ketertiban bangsa ini,” kata Habib Syakur, di Jakarta, minggu (3/4/22).

Mengabdi kepada rakyat, kata Habib, Densus 88 tidak mengenal ruang dan waktu. “Densus 88 jelas lebih mulia daripada oposisi dan kelompok teroris yang ingin menjatuhkan Jokowi,” kata Abah panggilan akrabnya.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menangkap 16 tersangka teroris di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat (25/3/22). Diduga, tersangka teroris itu berasal dari jaringan Negara Islam Indonesia (NII).

Kemudian, Habib juga menyampaikan Densus 88 Anti Teror Polri sangat erat kaitannya dengan keamanan rakyat. “Jadi, di bulan Ramadhan ini Densus 88 harus terus bergerak demi kebaikan rakyat dan tanpa pandang bulu melakukan tindakan tegas,” tandasnya.

Lantaran, kelompok oposisi radikal sambung Habib, menganggap di bulan suci ramadhan ini adalah bulan jihad. “Sebab itu Densus 88 agar lebih bersemangat dalam mengabdi kepada negara dan Allah subhanahu wa ta’ala,” ujarnya.

Habib Syakur meyakini Densus 88 tetap mendapat respon positif dan dukungan dari kalangan menengah intelektual. “Karena itu Densus 88 tetap konsisten dalam penanggulangan terorisme di Indonesia,” pungkasnya. (@ms)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.