Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah dan Rumah Kedai di Manggopoh Agam
AGAM, Berita Merdeka Online.Com – Bencana pohon tumbang kembali terjadi di Kabupaten Agam. Akibat curah hujan tinggi disertai angin kencang, sebuah pohon tumbang menimpa pemukiman warga di wilayah Nagari Manggopoh.
Laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Agam pada Sabtu, 31 Oktober 2026, Pukul 10.43 WIB, menyebutkan kejadian terjadi di Jorong Anak Aia Dadok, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung.
Peristiwa pohon tumbang terjadi pada Jumat malam, 30 Oktober 2026, sekitar Pukul 21.00 WIB. Informasi kejadian pertama kali diterima Pusdalops BPBD Agam pada Jumat Pukul 22.29 WIB dari Perangkat Nagari Manggopoh.
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kronologis kejadian bermula dari curah hujan yang cukup tinggi disertai angin kencang yang melanda wilayah Lubuk Basung. Kondisi pohon yang sudah lapuk tidak mampu menahan terpaan angin hingga akhirnya tumbang dan menimpa bangunan di bawahnya.
Akibat kejadian tersebut, material pohon tumbang menimpa 1 unit rumah warga dan 1 unit rumah kedai. Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian material dialami oleh pemilik rumah.
Adapun data pemilik rumah yang tertimpa pohon adalah:
1. Rumah Tinggal
Nama: Erna Wati
Umur: 73 Tahun
Jumlah Jiwa: 3 Orang
2. Rumah Kedai
Nama: Muhammad Zukri
Umur: 44 Tahun
Jumlah Jiwa: 6 Orang
Total ada 9 jiwa dari dua kepala keluarga yang terdampak akibat peristiwa ini. Saat ini kedua keluarga tersebut masih dalam pendataan untuk kebutuhan bantuan darurat.
Mendapat laporan, tim BPBD Kabupaten Agam langsung bergerak cepat. Kabid KL bersama Satgas TRC dan Pusdalops-PB BPBD Agam dibantu oleh KSB Nagari Manggopoh, Pemerintah Nagari, dan masyarakat setempat turun langsung ke lokasi untuk melakukan pembersihan material pohon tumbang.
Upaya yang dilakukan meliputi asesmen dan pendataan kerusakan serta pembersihan material pohon yang menimpa atap dan badan rumah warga agar tidak membahayakan penghuni.
Hingga Sabtu siang, kondisi terkini di lokasi kejadian masih dalam proses pembersihan material pohon tumbang oleh tim gabungan.
BPBD Kabupaten Agam mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama pohon-pohon yang sudah tua dan lapuk di sekitar pemukiman warga.
“Kami minta masyarakat segera melaporkan jika ada pohon yang sudah miring atau lapuk di dekat rumah, agar bisa segera dilakukan pemangkasan untuk mencegah kejadian serupa,” ujar Petugas Pusdalops-PB BPBD Agam Regu A, Lukman Syahputra dan Ade Setiawan Putra.

Laporan kejadian ini telah disampaikan kepada Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam untuk mendapatkan arahan dan petunjuk lebih lanjut terkait penanganan dan bantuan bagi korban terdampak. (KN)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan