Purwakarta, Beritamerdekaonline.com – 27 Februari 2025. Menyambut bulan suci Ramadan 2025, Jasa Tirta II mengambil langkah strategis guna memastikan pasokan listrik di wilayah Jawa dan Bali tetap stabil. Seiring dengan meningkatnya konsumsi energi akibat perubahan pola aktivitas masyarakat selama Ramadan, perusahaan berupaya menjaga ketersediaan air sebagai elemen penting dalam operasional pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Sebagai perusahaan yang berfokus pada pengelolaan sumber daya air, Jasa Tirta II menyiapkan berbagai langkah teknis guna memastikan sistem air beroperasi optimal. Upaya yang dilakukan mencakup pemeliharaan infrastruktur PLTA secara berkala serta koordinasi intensif dengan unit-unit operasional terkait.

“Selama Ramadan, permintaan listrik cenderung meningkat akibat meningkatnya aktivitas masyarakat, baik di sektor rumah tangga maupun industri. Kami berkomitmen untuk menjamin ketersediaan air yang mendukung kelancaran PLTA sehingga pasokan listrik tetap terjaga,” ujar Direktur Operasional dan Pemeliharaan Jasa Tirta II, Anton Mardiyono, Kamis (27/2/2025).

Untuk memastikan kesiapan menghadapi lonjakan konsumsi listrik, Jasa Tirta II telah melakukan koordinasi dengan Unit Wilayah I hingga IV serta Unit PLTA melalui Rapat Tim Koordinasi Operasi Sumber Daya Air (TKOSDA). Dalam rapat tersebut, strategi penyediaan air disusun guna mengoptimalkan kinerja pembangkit listrik.

“Kami telah menyusun rencana operasional yang terstruktur dengan sinergi antarunit agar sistem pengelolaan air tetap stabil. Pemeliharaan infrastruktur juga dilakukan secara ketat untuk mencegah gangguan pada pasokan listrik selama Ramadan. Dengan kesiapan ini, kami berharap masyarakat dapat beribadah dengan nyaman serta sektor kelistrikan tetap berjalan lancar,” tambah Anton.

Selain itu, Jasa Tirta II terus memperkuat koordinasi dengan PLN, terutama terkait jadwal operasi dan pemeliharaan PLTA Ir. H. Djuanda. Pemeliharaan dilakukan dengan jadwal yang fleksibel agar tidak mengganggu pasokan listrik pada jam-jam puncak konsumsi energi.

Dengan berbagai langkah antisipatif yang telah disiapkan, Jasa Tirta II menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan energi nasional dan memastikan pasokan listrik tetap stabil sepanjang Ramadan. Upaya ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjaga keberlanjutan layanan publik. (Sep)