SEMARANG, Berita Merdeka Online – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang membagikan paket sembako kepada para insan transportasi sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam mendukung kelancaran mobilitas transportasi di ibu kota Jawa Tengah, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M.

Sebanyak 300 paket sembako diberikan kepada pramudi atau pengemudi bus Trans Semarang, pengemudi taksi, pengemudi angkutan dan juru parkir.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan momen berbagi kebahagiaan sekaligus bentuk kepedulian kepada para pekerja transportasi yang tetap bertugas saat masyarakat merayakan Lebaran.

“Ini luar biasa, ini gotong royong dari berbagai unsur, terutama para insan transportasi. Saya hanya menyalurkan. Yang disasar adalah mereka-mereka yang pada hari raya nanti justru tidak libur,” ujar Agustina, seusai penyerahan paket sembako di Aula Balaikota Semarang, Senin (16/3) malam.

Menurut Agustina, para pengemudi transportasi umum, taksi, hingga juru parkir tetap bekerja untuk melayani masyarakat selama masa libur Lebaran. Karena itu, Pemkot Semarang memberikan apresiasi atas dedikasi mereka yang tetap bertugas di tengah momen berkumpul bersama keluarga.

Ia menilai kegiatan berbagi tersebut juga menjadi contoh nyata semangat gotong royong di Kota Semarang. Sebelumnya, aksi serupa juga dilakukan oleh berbagai instansi kepada sejumlah pekerja layanan publik seperti petugas kebersihan dan penyapu jalan.

“Ini keteladanan gotong royong yang luar biasa dan inilah wajah Kota Semarang yang sesungguhnya. Banyak pihak ikut terlibat untuk membantu mereka yang tetap bekerja saat hari raya,” katanya.

Agustina berharap para insan transportasi yang tetap bertugas selama periode mudik dan Lebaran selalu diberi kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, Kota Semarang menjadi salah satu daerah tujuan sekaligus tempat persinggahan para pemudik dari berbagai wilayah, baik dari arah barat, timur, utara, maupun selatan.

“Kalau yang mudik mungkin bisa diprediksi jumlahnya, tapi yang mampir di Kota Semarang ini sulit diprediksi. Karena itu peran para insan transportasi sangat penting agar mobilitas masyarakat tetap lancar,” pungkasnya.

Ia pun berharap seluruh rangkaian arus mudik dan perayaan Lebaran di Kota Semarang dapat berjalan lancar serta membawa kebahagiaan bagi masyarakat. 

Tingkatkan Performa Pengemudi Saat Lebaran

Sebanyak 220 pramudi atau pengemudi bus Trans Semarang menerima paket sembako dari Pemerintah Kota Semarang dalam kegiatan berbagi bagi insan transportasi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kepala BLU Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, mengatakan total terdapat 300 paket sembako yang disalurkan kepada insan transportasi dalam kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, 220 paket diberikan kepada pramudi Trans Semarang.

“Dari 300 paket yang dibagikan, untuk Trans Semarang sendiri ada 220 pramudi yang menerima. Mereka berasal dari tujuh operator dan 12 rute layanan,” ujarnya.

Haris menambahkan, menjelang momen Lebaran pihaknya juga memberikan penekanan kepada para pramudi untuk menjaga performa saat bertugas.

Menurutnya, performa tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga perilaku saat mengemudi dan melayani penumpang.

Ia menegaskan, pramudi harus menghindari perilaku berkendara ugal-ugalan karena Kota Semarang menjadi salah satu simpul mobilitas dan tujuan wisata saat musim mudik.

“Jika terjadi pelanggaran, pihaknya telah menyiapkan berbagai sanksi sesuai ketentuan kontrak kerja yang berlaku,” tegasnya.(day)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.