Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Hujan yang berkepanjangan mengakibatkan tiga siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs)19, di Jalan Pinang Kalijati, Cilandak tertimpa tembok bangunan pembatas sekolah. Ketiga korban tewas yang saat ini sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Cilandak, Kompol Multazam saat hujan deras yang berkepanjangan mengakibatkan luapan air meningkat.

“Air meluap mendorong tembok, dan tiba tiba roboh dan mengenai siswa sekolah,” kata Multazam, di sekolah MTsN 19, Cilandak, Pondok Labu, Jakarta Selatan kamis sore (6/9/22).

Saat ini, kata Multazam, pihaknya masih fokus menangani dan mengevakuasi siswa sekolah tersebut.

Diketahui, aliran air yang meluap tersebut mencapai ketinggian 100 – 150 centimeter, hingga seukuran dada dewasa yang berasal dari kali Krukut, Pondok Labu.

“Hingga sore hari petugas akan fokus melakukan evakuasi guna penyelamatan terhadap siswa dan warga sekitarnya,” tandas Multazam.

Sebagian besar, kata Kapolsek muda ini, siswa MTsN sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Berdasarkan pantauan beritamerdekaonline.com, ketiga siswa yang meninggal tersebut duduk dibangku kelas VIII.

Tampak juga petugas bahu-membahu dari tim Basarnas, tim Pemadam Kebakaran dan PPSU melakukan aktifitas evakuasi dan menolong warga yang membutuhkannya. (@ms)

 


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.