Bengkulu, Berita Merdeka Online — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu menggelar Press Release Pencapaian Kinerja Tahun 2025 di Aula Sasana Bina Karya Kejati Bengkulu, Senin (5/1/2026). Kegiatan ini menjadi ajang akuntabilitas publik sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap kinerja institusi penegak hukum di wilayah Provinsi Bengkulu sepanjang tahun 2025.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H., didampingi Wakil Kepala Kejati Bengkulu Dr. Muslikhuddin, S.H., M.H., serta dihadiri para Asisten dari seluruh bidang.

Dalam press release tersebut, masing-masing Asisten memaparkan capaian kinerja pada enam bidang utama, yaitu:
- Bidang Pembinaan, terkait pengelolaan sumber daya manusia, anggaran, serta peningkatan kapasitas aparatur.
- Bidang Intelijen, terkait kegiatan pengamanan pembangunan strategis dan deteksi dini potensi gangguan hukum.
- Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum), mencakup penanganan perkara pidana umum serta optimalisasi sistem peradilan pidana.
- Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), yang menyoroti penanganan perkara korupsi dan kejahatan ekonomi.
- Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), terkait pendampingan hukum terhadap pemerintah daerah dan penyelamatan aset negara.
- Bidang Pengawasan, yang berfokus pada penguatan integritas dan pengawasan internal aparatur kejaksaan.
Paparan tersebut menunjukkan bahwa Kejati Bengkulu tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan, pengawasan internal, dan pelayanan hukum yang lebih transparan kepada masyarakat.
Kepala Kejati Bengkulu Victor Antonius Saragih Sidabutar menegaskan bahwa capaian kinerja ini merupakan bentuk pertanggungjawaban moral dan institusional kepada publik. Ia menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, integritas, serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kejaksaan.
“Evaluasi ini bukan sekadar laporan angka, tetapi komitmen kami untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas layanan hukum, serta memastikan setiap proses penegakan hukum berjalan adil, transparan, dan berintegritas,” tegasnya.
Press release ini juga menjadi refleksi terhadap tantangan penegakan hukum di Bengkulu, sekaligus penguatan komitmen Kejati Bengkulu dalam mendukung agenda nasional pemberantasan korupsi, penegakan supremasi hukum, dan perlindungan kepentingan publik.
Melalui kegiatan ini, Kejati Bengkulu menegaskan pentingnya transparansi kinerja sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan keterbukaan informasi publik. Masyarakat diharapkan dapat menilai langsung sejauh mana kinerja kejaksaan dalam menjalankan fungsi penegakan hukum, pencegahan tindak pidana, serta perlindungan kepentingan negara.
Dengan publikasi terbuka seperti ini, Kejati Bengkulu berharap dapat terus membangun kepercayaan publik serta memperkuat peran kejaksaan sebagai institusi hukum yang modern, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Yapp)




Tinggalkan Balasan