PANGKALPINANG, Beritamerdekaonline.com — Direktorat Polairud Polda Kep Babel menuturkan, pihaknya sedang mencari keberadaan Koordinator tambang ilegal atas nama Dodo, Eeng, Suwan.

Diketahui, Eeng, Dodo, dan Suwan merupakan 3 koordinator tambang ilegal yang beraktivitas di perairan Desa Tuik dan Pusuk, Teluk Kelabat Dalam.

Kasubdit Gakkum Polairud Polda Kep Babel, AKBP Indra Feri Dalimunte saat dikonfirmasi tim Beritamerdeka, Sabtu (18/03/2023) pukul 13.00 WIB, membenarkan pihaknya memanggil Koordinator atas nama Eeng, Dodo dan Suwan.

“Iya benar, cuman satu orang berinisial R datang dan diperiksa, sedangkan atas nama Dodo, Eeng dan Suwan tidak datang. Segera kami buru.” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan Media BeritaMerdekaOnline.com, ratusan ponton jenis tower milik penambang ilegal diperairan Teluk Kelabat Dalam semakin marak tanpa adanya tindakan aparat penegak hukum diwilayah itu. Senin (20/02/2023)lalu

Aktifitas ilegal tersebut dikoordinir oleh Dodo, Suwan dan EENG. Mereka bertiga disebut meraup fee 30% pasir timah dari penambang ilegal. (Tim)