SEMARANG, Berita Merdeka Online — Anggota DPRD Kota Semarang, Mararas Apuwara, menegaskan bahwa lapak pasar tradisional yang tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya harus dikembalikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sesuai dengan peraturan daerah (perda) yang berlaku.

Hal itu disampaikannya menanggapi polemik banyaknya lapak pasar tradisional yang kosong di Kota Semarang. Salah satunya terjadi di Pasar Johar, tepatnya di lantai 2 Pasar Johar Utara, di mana dari total 163 lapak yang tersedia, baru sekitar 75 lapak yang aktif berjualan, sementara 88 lainnya belum dimanfaatkan.

Menurutnya, setiap lapak pasar yang telah diberikan hak guna wajib ditempati dan digunakan sebagaimana mestinya. Jika tidak dimanfaatkan, maka hak tersebut dapat dicabut dan dikembalikan ke Pemkot melalui Dinas Perdagangan.

“Kalau sesuai perda, lapak pasar itu harus ditempati. Kalau tidak, hak gunanya bisa diambil dan dikembalikan ke Pemkot melalui Dinas Perdagangan,” ujarnya, Selasa (7/4).

Politikus Partai Golkar tersebut menjelaskan, lapak yang telah dikembalikan nantinya dapat dialokasikan kepada pedagang baru yang membutuhkan tempat usaha. Para pedagang tersebut dapat mengajukan permohonan kepada Dinas Perdagangan Kota Semarang.Surat peringatan administrasi dan optimalisasi aset pasar

Selanjutnya, Dinas Perdagangan akan melakukan pendataan dan mencarikan lapak sesuai kebutuhan dan lokasi pasar yang diinginkan oleh pedagang.

Kebijakan ini, kata dia, berlaku untuk seluruh pasar di Kota Semarang sebagai upaya optimalisasi pemanfaatan fasilitas pasar tradisional.

Terkait penertiban lapak yang tidak digunakan, Mararas menekankan bahwa langkah tersebut pada prinsipnya sudah sesuai aturan. Namun, pelaksanaannya diharapkan tetap mengedepankan pendekatan humanis.

“Kalau bisa tanpa paksaan, lebih mengedepankan cara kekeluargaan. Harapannya pedagang yang belum aktif bisa memahami kondisi, sehingga tidak perlu ada pemaksaan atau penggusuran,” katanya.

Ia juga mengakui masih banyak lapak kosong di sejumlah pasar, termasuk di kawasan Pasar Johar, yang perlu segera dioptimalkan agar tidak menghambat aktivitas ekonomi dan pasar tradisional kembali ramai.(day)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.