Bangka Selatan, BeritaMerdekaOnline.com — Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan, Daffa Maulan Sohibi, menilai kehadiran maskot baru PDI Perjuangan bernama Barata sebagai simbol transformasi partai yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya dalam menjangkau generasi muda.

Menurut Daffa, perubahan visual maskot PDI Perjuangan tersebut mencerminkan pendekatan komunikasi politik yang lebih modern dan relevan. Maskot Barata digambarkan tampil sporty dengan jaket hoodie merah berlogo PDIP, celana hitam, serta sepatu putih bergaris merah, yang merepresentasikan semangat muda, energik, dan dekat dengan karakter Generasi Z.

“Maskot ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan tidak hanya kuat secara ideologi, tetapi juga mampu mengikuti dinamika zaman. Pendekatan visual yang modern menjadi jembatan komunikasi politik yang lebih dekat dengan anak muda,” ujar Daffa saat dimintai tanggapan, Sabtu (10/1/2026).

Maskot Barata PDI Perjuangan diperkenalkan dalam Rakernas dan HUT ke-53 PDI Perjuangan
Maskot Barata PDI Perjuangan yang tampil modern dan sporty saat peluncuran di Rakernas dan HUT ke-53 PDI Perjuangan di Ancol.

Daffa menegaskan, kehadiran Barata bukan sekadar perubahan tampilan visual, melainkan bagian dari strategi partai untuk memperkuat narasi perjuangan rakyat dengan bahasa yang lebih inklusif dan mudah diterima generasi baru. Menurutnya, simbol visual yang kuat memiliki peran penting dalam membangun kedekatan emosional dengan pemilih muda tanpa meninggalkan nilai ideologis partai.

“Kehadiran maskot Barata menunjukkan bahwa PDI Perjuangan terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai ideologinya. Desain yang modern dan sporty ini menjadi simbol semangat juang yang tetap kokoh,” kata Daffa.

PDI Perjuangan secara resmi meluncurkan maskot Barata dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkai dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan, di Beach International Stadium, Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026). Peluncuran ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian konsolidasi nasional partai.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, M. Prananda Prabowo, menegaskan bahwa maskot banteng Barata bukan sekadar identitas visual semata. Menurutnya, simbol tersebut merupakan wujud komitmen ideologis partai yang telah melalui proses kurasi panjang.

“Banteng Barata melambangkan kekuatan rakyat yang berakar pada persatuan, bergerak dengan kesadaran, dan bertindak demi keadilan serta kedaulatan bangsa,” ujar Prananda dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta.

Peluncuran maskot Barata dinilai sebagai langkah strategis PDI Perjuangan dalam memperkuat positioning politik di era digital. Dengan pendekatan visual yang lebih segar dan komunikatif, partai berlambang banteng moncong putih ini berupaya menjembatani nilai perjuangan ideologis dengan selera dan dinamika generasi muda, tanpa mengubah jati diri partai. (S4F)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.