BOJONEGORO – Bukan sekadar membangun rumah, kehadiran Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro juga menghadirkan perhatian dan kepedulian kepada keluarga penerima manfaat.
Momen humanis itu terlihat di Dusun Pareng, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (7/8/2026) pagi.
Di tengah kesibukan prajurit mengerjakan sasaran fisik TMMD, Babinsa Desa Kesongo, Serka Lasmidi, tampak mendampingi seorang lansia, Mbah Kasidah, melihat langsung proses rehabilitasi rumah milik putranya, Bapak Ladi.
Dengan langkah perlahan, Mbah Kasidah dituntun menuju rumah yang sedang dikerjakan. Serka Lasmidi dengan sabar mendampingi perempuan lanjut usia tersebut melewati halaman hingga mendekati lokasi pembangunan.
Pemandangan sederhana itu menjadi gambaran lain dari pelaksanaan TMMD. Di balik pekerjaan fisik seperti pemasangan dinding, perbaikan rumah dan pengerjaan konstruksi, terdapat kepedulian prajurit terhadap kondisi masyarakat yang menjadi bagian dari sasaran program.
Rumah Bapak Ladi yang berada di RT 009 RW 005, Desa Kesongo, merupakan salah satu sasaran rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam program TMMD ke-129.
Kondisi rumah tersebut secara bertahap diperbaiki agar menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat dan nyaman bagi keluarga.
Serka Lasmidi mengatakan, kehadiran Satgas tidak hanya bertujuan memastikan pekerjaan fisik berjalan sesuai rencana, tetapi juga memberikan dukungan kepada keluarga penerima manfaat.
“Melalui kebersamaan ini, kami ingin memberikan semangat kepada keluarga penerima manfaat sekaligus memastikan pembangunan rumah berjalan dengan baik sehingga nantinya dapat ditempati dengan nyaman,” ujar Serka Lasmidi.
Bagi keluarga Bapak Ladi, proses pembangunan rumah tersebut menjadi harapan baru. Perubahan yang dilakukan melalui program TMMD diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kenyamanan keluarga dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Program Rutilahu menjadi salah satu bagian penting dari sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro. Pembangunan tidak hanya diarahkan pada penyediaan infrastruktur desa, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan dukungan untuk memiliki hunian yang lebih layak.
Kehadiran Mbah Kasidah di tengah proses pembangunan juga memperlihatkan sisi lain kemanunggalan TNI dan rakyat. Tidak ada jarak antara prajurit dan masyarakat. Komunikasi, kepedulian serta gotong royong justru menjadi kekuatan dalam menjalankan program pembangunan desa.
Melalui TMMD ke-129, Kodim 0813 Bojonegoro berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat Desa Kesongo.
Bagi Mbah Kasidah dan keluarga Bapak Ladi, rumah yang sedang dibangun bukan hanya perubahan pada bentuk fisik bangunan. Di baliknya ada harapan agar keluarga dapat menempati hunian yang lebih aman, nyaman dan layak.
Dan dari langkah perlahan seorang lansia yang dituntun prajurit TNI menuju rumah tersebut, tersampaikan pesan sederhana: pembangunan desa bukan hanya tentang apa yang berhasil didirikan, tetapi juga tentang siapa yang disentuh kehidupannya.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan