Kabupaten Semarang | Beritamerdekaonline – Semangat gotong royong kembali terlihat dalam pelaksanaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sunarji (56), warga RT 05 RW 02, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran. Bersama personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga, Sunarji turut merangkai besi sloop pondasi sebagai tahapan penting dalam membangun rumah yang kokoh, aman, dan layak huni.
Pemasangan rangkaian besi sloop dikerjakan dengan penuh ketelitian untuk memastikan pondasi memiliki daya tahan yang kuat. Personel Satgas TMMD bekerja berdampingan dengan pemilik rumah, warga sekitar, serta keluarga yang ikut bergotong royong sehingga proses rehabilitasi dapat berjalan lebih cepat dan sesuai rencana, Senin (27/7/2026).
Suasana kebersamaan di lokasi pembangunan mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat. Sinergi antara TNI dan warga menjadi wujud kepedulian bersama dalam membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Program TMMD Reguler ke-129 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata melalui kebersamaan, solidaritas, dan semangat saling membantu. Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi bukti komitmen untuk mendukung peningkatan kesejahteraan warga, khususnya bagi mereka yang membutuhkan hunian yang lebih baik.
Sunarji bersama keluarganya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga atas bantuan yang diberikan.

Menurutnya, rehabilitasi rumah tersebut telah membawa harapan baru bagi keluarganya untuk segera menempati rumah yang aman, nyaman, dan lebih layak sebagai tempat membangun masa depan.
(Ikhsan)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan