Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Puluhan warga Pendonor Darah mengkritik panitia Kolaborasi Kemanusiaan.

Sebabnya, puluhan Pendonor sejak pagi sudah hadir mengantri menunggu pemeriksaan untuk mendonorkan darahnya.

“Harusnya kesalahannya dari sini (panitia: red), panitia harusnya membatasi peserta pendonornya,” kata Pendonor, yang tidak menyebutkan namanya,” di gedung Sport, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (7/7/22).

Berbeda dengan seorang perempuan setengah baya, mengatakan dari pukul 10:00 wib sudah hadir dilokasi donor darah.

Kendati demikian, perempuan ini belum mendapatkan pemeriksaan dari petugas donor dari hingga pukul 14:30 wib.

Sebab, petugas donor darah (PMI: red) sudah menutup peralatan pengambil darah dan beserta perlengkapan lainnya.

Namun, panitia akhirnya menawarkan jika ingin mendonorkan darahnya dihari yang sama maka akan disediakan angkutan. “Bisa kembali malam, ntar,” kata salah seorang perempuan yang ngantri.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Barat (Walkot Jakbar), H Yani Purwoko mengapresiasi atas peran relawan yang sudah menyumbangkan setetes darahnya yang ke 113 kali untuk kemanusiaan.

“Terimakasih, sudah memberikan darahnya untuk relawan,” kata Walikota Yani, di gedung Prisma Sport Center, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, selasa (6/7/22). (@ms)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.