Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Melalui penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (Ditreskrimum PMJ) masih memburu tujuh orang tak dikenal (OTK) yang diduga melakukan pengeroyokan sehingga menyebabkan seorang anggota Brimob tewas dan seorang anggota Kopassus terluka parah di depan Cafe Obama Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jaksel.

Minggu(18/4) sekitar pukul 06.30 WIB.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, pihaknya sudah memeriksa sebanyak 6 (enam) orang sebagai saksi.

“Sudah sekitar lima-enam (saksi yang diperiksa: red). Sekarang masih kami periksa saksi-saksinya. Masih didalami,” kata Tubagus kepada wartawan, Senin tadi (19/4/2021).

Tubagus menerangkan, penyidik belum mengetahui motif pengeroyokan tersebut.

” Masih kami dalami,” jelas Tubagus.

Sebelumnya, beredar di media sosial video yang direkam kamera pengawas (CCTV) diduga aksi pengeroyokan terjadi di trotoar Jalan Falatehan, Melawai, Kebayoran Baru, pada Minggu (18/4) sekitar pukul 06.30 WIB.

Dalam rekaman CCTV yang diunggah akun instagram @cetul.22, kemudian beredar viral itu terlihat sekelompok pria mengeroyok seseorang hingga terkapar.

Belum ada (yang ditangkap),” pungkas Tubagus.

Disebutkan, korban yang tewas tersebut berinisial YBS mengalami luka di lengan kanan dan paha kanan akibat sabetan senjata tajam.Sedangkan, seoramg anggota Kopassus menderita luka parah.

Tampak dari rekaman CCTV para pelaku diperkirakan berjumlah 7 (tujuh) orang menyerang dua korban dengan senjata tajam.Usai korban tergeletak para pelaku langsung melarikan diri. (ams)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.