Takengon  (NAD) Berita Merdeka Online — Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah menggelar rapat paripurna di ruang sidang DPRK setempat, Jumat (17/2/2023)

Sejumlah pejabat dan tamu undangan tampak di ruang sidang DPRK Aceh Tengah, mereka tidak berpakaian seperti biasa akan tetapi bercorak warna warni khas motip kerawang Gayo.

Pj Bupati Aceh Tengah, Ir Teuku Mirzuan MT hadir bersama istri mengenakan baju adat Gayo berwarna kuning,( sebagaimana diketahui, baju adat berwarna kuning adalah sebagai simbol atau tanda raja di wilayah Gayo)

Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tengah, Drs Windi Darsa, SH, MM saat ditanya wartawan mengatakan DPRK Aceh Tengah akan mengadakan rapat istimewa atau sidang paripurna dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 446 Kute Kute Takengen.

Sekretaris DPRK Aceh Tengah mengatakan bahwa seperti biasa kegiatan sidang paripurna HUT Kute Takengen mengenakan pakaian adat dengan motif Kerawang Gayo dan berbahasa Gayo.
“Seluruh rangkaian acara mulai dari pembawa acara kemudian pimpinan sidang oleh Ketua DPRK sampai kepada sambutan menggunakan bahasa Gayo,” Tuturnya.

Seperti rencana awal, jumlah tamu undangan yang akan hadir di ruang sidang DPRK Aceh Tengah sebanyak 240 orang, sebutnya.

Sidang Paripurna yang dilaksanakan setiap tahunnya oleh DPRK dan rapat yang digelar saat itu mengusung tema ” Tertib Bermajelis Rakyat Genap Mupakat Kabupaten Aceh Tengah dan Muninget Lo Jadi Kute Takingen Ke- 446 tahun (tun 1577 sawah 2023) dari tahun 1577 hingga tahun 2023.”

Dalam acara tersebut terlihat hadir selain Pj Bupati Teuku Mirzuan, Ketua DPRK Arwin Mega dan kedua Wakil nya yaitu Edi Kurniawan dan Ansyari dan anggota dewan lainnya juga diikuti oleh sejumlah SKPK Kabupaten setempat.

Rapat Paripurna memperingati HUT Kute Takengon itu langsung dipimpin oleh oleh Ketua DPRK Arwin Mega.

Dalam kesempatan itu Arwin Mega mengharapkan bahwa acara tersebut hendaknya dipertahankan agar generasi di gayo tahu bahwa Kute Takengen ini sudah berusia 446 tahun.
Semua kekayaan baik adat, kuliner ,pakaian pakaian ( Kerawang) Gayo, dan bahasa Gayo teruslah dipertahankan dengan cara berbahasa gayolah di rumah rumah dengan tetangga, dan ajarkanlah anak anak kita berbahasa gayo” Ucap Ketua DPRK Aceh Tengah itu.

” Hari ini merupakan momentum yang paling bersejarah bagi kita semua, baik pihak eksekutif dan legislatif, karena telah bekerjasama untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kute Takengon, banyak agenda yang telah dan akan kita laksanakan sebagai hiburan pertunjukan kepada masyarakat baik lokal dan manca negara seperti Karnaval, Pacuan Kuda, dan Budaya Budaya Adat, yang kita tampilkan di acara HUT ini nantinya, jelas Arwin Mega

Sementara Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tengah Ir.Teuku Mirzuan dalam sambutannya mengatakan dengan menggunakan bahasa gayo pada hari yang mulia ini, kami sampaikan kepada saudara saudara kami yang hadir di dalam ruangan ini bersama sama kita Tertib Bermajelis Rakyat Genap Mufakat dihari Jadi Kute Takengen ini, mari kita tingkatkan rasa persatuan dan kesatuan untuk Aceh Tengah Bangkit Lebih Maju.

Jika didalam pekerjaan yang telah selesai ini ada berbeda jadi dari sini kedepan mari bersama sama kita perbaiki, keramat kita untuk mufakat dan kita dari sini kedepan harus mengingat petuah dari Muyang Datu kita yang hilang mari kita cari yang tinggal mari kita ambil Kita harus satu Ayah dan satu ibu, ditempat duduk kita bersama.

“Semoga dari sini kedepan dapat terus terlaksana kegiatan kita ini dengan baik ” Pungkas Pj. Bupati Aceh Tengah ini. (Man)