Bengkulu, Berita Merdeka Online — Dalam semangat memperkuat kerukunan antarumat beragama, Panitia Hari Raya Natal Oikumene Tahun 2025 melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu, Selasa (11/11) pagi. Kunjungan ini berlangsung di Kantor MUI di Jalan Kapuas, Kelurahan Padang Harapan, Kota Bengkulu.

Rombongan panitia dipimpin langsung oleh Ketua Panitia, Victor Antonius Saragih, yang juga menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Ia didampingi Sekretaris Panitia Moses Sinaga serta sejumlah tokoh lintas denominasi gereja dan organisasi keagamaan, di antaranya Haposan (Penasihat/Kakanwil Impas Bengkulu), Sabam Sihite (Ketua DPW PBB), Pdt. Panca (PGPI), Pdt. Irfan (PGLI), Pdt. Yusak, W. Silalahi (Dewan Paroki), Perangin-angin (Koordinator Humas), Pdt. Maria (PGIW), Derman Siterus (Distrik Advent), dan Pdt. Semi (Ketua GGBI).

Kehadiran rombongan diterima dengan hangat oleh Ketua Umum MUI Provinsi Bengkulu, Prof. Dr. KH. Zulkarnain, M.Pd, didampingi Sekretaris MUI Drs. H. Zul Efendi, M.Pd serta para pengurus lainnya, di antaranya Prof. Dr. Supardi Mursalin, Dr. Sri Ihsan, Dr. Zubaedi, Dr. Rozian Karnedi, dan Dr. Zacky Antony.

“Ketua Panitia Natal Oikumene 2025 Victor Antonius Saragih bersilaturahmi dengan Ketua Umum MUI Bengkulu Prof. Dr. KH. Zulkarnain, M.Pd.”
Ketua Panitia Natal Oikumene 2025 Victor Antonius Saragih Foto bersama pengurus MUI Bengkulu usai pertemuan silaturahmi di Sekretariat MUI, Selasa (11/11).

Dalam sambutannya, Prof. Zulkarnain menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi yang dilakukan Panitia Natal Oikumene. Ia menilai langkah ini merupakan wujud nyata dari semangat persaudaraan dan kebersamaan antarumat beragama di Provinsi Bengkulu.

“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, terdiri dari berbagai suku, agama, dan bahasa. Namun perbedaan itu bukan penghalang untuk bersatu, justru menjadi kekuatan yang mempersatukan kita,” ujar Zulkarnain.

Ia menambahkan, Indonesia patut bersyukur karena mampu menjaga harmoni di tengah keberagaman, berbeda dengan beberapa negara yang justru terpecah meski memiliki latar belakang homogen. “Keberagaman adalah anugerah yang harus terus kita rawat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal Oikumene, Victor Antonius Saragih, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari MUI Bengkulu. Menurutnya, kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta menyampaikan pesan damai Natal 2025.

“Kami ingin memperkuat komunikasi lintas iman agar perayaan Natal tahun ini menjadi momentum mempererat persaudaraan dan membangun semangat kebersamaan dalam keberagaman,” kata Victor.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara pengurus MUI dan panitia Natal Oikumene sebagai simbol keharmonisan dan persaudaraan lintas agama di Bumi Merah Putih.***

Editor: Redaksi


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.