SEMARANG, Berita Merdeka Online – Untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 1446 H, Wakapolda Jawa Tengah, Kombes Pol. Dr. Latif Usman, S.I.K., M.Hum., melakukan kunjungan ke Pos Terpadu Bawen pada Rabu, 26 Maret 2025.

Kedatangan Wakapolda disambut langsung oleh Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si. Dalam kunjungan tersebut, Kombes Pol. Latif Usman meninjau berbagai aspek pengamanan di Pos Terpadu Bawen yang berada di kawasan strategis “Segitiga Emas” penghubung Semarang, Solo, dan Yogyakarta.

Selain memeriksa kesiapan personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Candi 2025, Wakapolda juga meninjau fasilitas pendukung bagi pemudik.

Bersama Kapolres Semarang, ia berdialog dengan petugas yang mengoperasikan mobil ambulans, layanan tambal ban, derek, serta bengkel darurat yang semuanya disediakan secara gratis untuk masyarakat.

“Kehadiran fasilitas layanan darurat ini sangat penting untuk memastikan pemudik mendapatkan bantuan jika mengalami kendala di perjalanan,” ujar Kombes Pol. Latif.

Menanggapi potensi lonjakan arus mudik, ia memperkirakan bahwa puncak kepadatan akan terjadi pada Kamis, 27 Maret 2025.

Oleh karena itu, kesiapan personel dan sarana prasarana harus dioptimalkan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.

“Kesiapan personel dan sarana pendukung harus benar-benar diperhatikan. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan layanan yang telah disediakan sesuai dengan tagline Mudik Aman, Keluarga Nyaman. Keselamatan selama perjalanan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Di penghujung kunjungannya, Wakapolda memberikan motivasi kepada seluruh personel yang bertugas, mengingatkan mereka untuk tetap bekerja dengan ikhlas dan menjaga kesehatan selama operasi berlangsung.

Sementara itu, Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, menambahkan bahwa Pos Terpadu Bawen juga menyediakan tempat istirahat bagi pemudik, lengkap dengan makanan dan minuman gratis, termasuk warung makan untuk berbuka puasa.

“Kami menyediakan fasilitas istirahat serta warung makan gratis bagi pemudik yang ingin berbuka puasa. Ini merupakan bentuk pelayanan bagi masyarakat yang melintas di wilayah Kabupaten Semarang,” jelas Kapolres. (lim)