BREBES, Berita Merdeka Online – Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) terus mendorong peningkatan kesejahteraan peternak sekaligus penguatan populasi ternak di wilayahnya.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penyaluran bantuan hibah keuangan kepada kelompok tani ternak (KTT).

Sebagai bagian dari rangkaian program tersebut, DPKH Brebes menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerima Bantuan Hibah di Command Center Lantai 5, Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, pada Selasa (16/9/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kelompok peternak penerima hibah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Brebes.

Kepala DPKH Brebes, drh. Ismu Subroto, menjelaskan bahwa program hibah ini bertujuan untuk mendukung kegiatan sosial-ekonomi masyarakat, khususnya dalam sektor peternakan.

“Saya berharap para penerima hibah dapat mengelola bantuan ini secara bijak, sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Dengan pengelolaan yang baik, hibah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha peternakan,” ujar Ismu.

Senada dengan itu, anggota DPRD Brebes, Fauzan Rasyid, mendorong para kelompok peternak agar memanfaatkan dana hibah ini secara optimal.

Ia menilai, keberhasilan program ini akan berdampak positif terhadap perekonomian lokal dan mendukung visi Bupati dan Wakil Bupati dalam memajukan sektor peternakan.

“Semoga hibah ini bisa mendorong sektor peternakan Brebes menjadi lebih maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Usaha Peternakan DPKH Brebes, Dayu Linggalana, melaporkan bahwa pada tahun 2025 pihaknya menyalurkan hibah keuangan kepada 29 Kelompok Tani Ternak (KTT), yang tersebar di 11 kecamatan, yakni: Brebes, Wanasari, Songgom, Larangan, Ketanggungan, Losari, Kersana, Banjarharjo, Salem, Bantarkawung, dan Paguyangan.

Total anggaran hibah mencapai Rp 860 juta, dengan rincian:

* Rp 810 juta untuk hibah bantuan uang bagi 28 kelompok.
* Rp 50 juta untuk hibah sarana dan prasarana kepada 1 kelompok.

Adapun komoditas ternak yang dikelola dalam program ini meliputi:

* Domba: 27 kelompok
* Kambing: 1 kelompok
* Sapi: 1 kelompok

Dayu menambahkan, kegiatan bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas peternak dalam mengelola usaha peternakan secara profesional, berkelanjutan, dan berbasis pada praktik terbaik.

Selain itu, menjadi wadah pertukaran pengalaman antarpeternak serta memperkuat jejaring komunikasi dan kolaborasi dengan para narasumber.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kemenkumham RI, Dian Purwanti, serta unsur Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Brebes, dan para peserta dari kelompok tani ternak se-Kabupaten Brebes. (Wawan Bambang AK)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.