SEMARANG, Berita Merdeka Online – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Lomba Tim Internal Control System (ICS) Pasar Kota Semarang Bersih, Nyaman dan Aman Pangan (PASEMARANG) tahun 2026 di Aula Balaikota Semarang, Kamis (9/4).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional, sekaligus menjadikan Kota Semarang sebagai satu-satunya pemerintah daerah yang menginisiasi lomba antar pasar berbasis keamanan pangan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Endang Sarwiningsih Setyawulan, mengatakan lomba tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran pedagang pasar tradisional terhadap pentingnya keamanan pangan.
Selain itu, peran agen sanitasi pasar juga diperkuat untuk menjaga sarana dan prasarana agar pasar tetap aman, nyaman, dan sehat bagi pengunjung.
“Dari 33 pasar tradisional dan satu pasar modern, terdapat 20 pasar yang menjual pangan segar. Dari jumlah tersebut, telah diseleksi menjadi enam besar untuk ditentukan juaranya,” ujarnya.
Proses penilaian telah dilakukan sejak Januari 2026 melalui kunjungan lapangan, presentasi program, hingga uji pemahaman terkait keamanan pangan.
Tim ICS sendiri berfungsi sebagai pengawas internal di pasar yang bekerja sama dengan kader keamanan pangan untuk melakukan edukasi, pengawasan, hingga pengujian bahan pangan yang dicurigai mengandung zat berbahaya.
Endang menjelaskan, meski tidak secara langsung melibatkan BPOM dalam lomba, pengawasan tetap terintegrasi melalui Jaringan Keamanan Pangan Daerah (JKPD) yang melibatkan lintas instansi.
Ia berharap melalui lomba ini, pasar tradisional tidak hanya menjadi pusat transaksi, tetapi juga ruang edukasi dan destinasi wisata. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pemberdayaan pedagang serta meningkatkan daya saing UMKM.
“Inovasi ini bahkan telah menjadi inspirasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah dan berpotensi menjadi role model nasional,” pungkasnya.(day)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan