Padang Panjang (Sumbar), Berita Merdeka Online — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Padang Panjang periode 2026-2029 resmi dilantik. Kepengurusan yang dipimpin Supriyanto atau Bento tersebut diharapkan mampu memperkuat profesionalisme, soliditas organisasi, serta peran pers dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan terverifikasi kepada masyarakat.

Pelantikan dilakukan Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat Widya Navies di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang, Senin (24/8/2026). Pada kesempatan yang sama, kepengurusan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Padang Panjang turut dilantik.

Acara tersebut dihadiri Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis, BSBA., Wakil Wali Kota Allex Saputra, Ketua DPRD Imbral, S.E., Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.K., perwakilan Kejaksaan Negeri, perwakilan Dandim 0307/TD, perwakilan Pengadilan Negeri, Kepala Kantor Kementerian Agama Padang Panjang Mukhlis, Kepala Rutan Padang Panjang Novri Abbas, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah

Hadir pula jajaran PWI dari sejumlah daerah, di antaranya PWI Kabupaten Tanah Datar, PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota, PWI Solok, dan PWI Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Dari jajaran PWI Sumbar, hadir Ketua PWI Sumbar Widya Navies, Firdaus Abi, Wakil Ketua Bidang Organisasi Sawir Pribadi, serta Wakil Ketua Bidang Koordinasi Daerah Romi Drlviano. Turut hadir Ketua IKWI Sumbar Erlina Widya Navies dan Ketua IKWI Tanah Datar.

Dalam kepengurusan PWI Kota Padang Panjang periode 2026-2029, Supriyanto atau Bento dipercaya sebagai ketua, Isril Naidi sebagai sekretaris, dan Rahmad sebagai bendahara. Kepengurusan tersebut juga diperkuat sejumlah bidang, antara lain Organisasi, Pendidikan, Hukum dan Pembelaan Wartawan, Kerja Sama Antarlembaga, serta Wartawan Olahraga.

Ketua PWI Sumbar Widya Navies dalam sambutannya meminta pengurus baru menjaga kekompakan dan membangun organisasi secara transparan, serta menjaga marwah PWI. Menurut dia, soliditas merupakan salah satu kunci agar organisasi dapat berkembang dan menjalankan fungsi secara optimal.

“Kalau pengurus tidak kompak, tidak solid, ini menjadi pertanda buruk terhadap sebuah organisasi. Karena itu, jaga kekompakan dan jaga kepengurusan dengan transparansi,” kata Widya.

Ia berharap PWI Padang Panjang dapat menjadi rumah bagi wartawan untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi sekaligus memperkuat kebersamaan antaranggota.

Widya juga menekankan pentingnya hubungan yang baik antara insan pers dan pemerintah daerah. Namun, sinergi tersebut tidak boleh menghilangkan fungsi pers sebagai kontrol sosial.

Menurut dia, wartawan tetap memiliki kewajiban melakukan koreksi terhadap kebijakan pemerintah apabila ditemukan persoalan. Namun, setiap informasi yang akan disajikan kepada masyarakat harus didukung data yang akurat, berimbang, dan telah dikonfirmasi.

“Bersinergi dengan pemerintah bukan berarti wartawan tidak boleh melakukan koreksi kepada pemerintah. Namun, sebelum dijadikan konsumsi publik, pastikan berita mendapatkan data yang akurat, berimbang, terkonfirmasi, dan jelas kebenarannya,” tegasnya.

Widya meminta wartawan yang tergabung dalam PWI menjadikan Kode Etik Jurnalistik, Kode Perilaku Wartawan, serta Undang-Undang Pers sebagai pedoman dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Ia juga mendorong PWI Padang Panjang menjadi mitra yang kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah.

“Bersinergilah dengan pemerintah daerah, Forkopimda, dan stakeholder terkait lainnya untuk mendukung pembangunan daerah, namun tetap menjaga independensi sebagai pilar keikutsertaan kontrol sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mengapresiasi PWI Sumbar yang telah melantik kepengurusan PWI dan IKWI Kota Padang Panjang. Ia juga menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang menerima amanah untuk menjalankan roda organisasi selama periode 2026-2029.

Menurut Hendri, wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, ia berharap PWI Padang Panjang terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan.

“Dengan hadirnya Ketua PWI Sumbar, tentu memberikan dukungan yang luar biasa juga untuk Padang Panjang,” ujar Hendri.

Hendri mengajak insan pers turut menjaga kondusivitas Kota Padang Panjang melalui pemberitaan yang informatif dan konstruktif. Ia juga meminta wartawan membantu menyampaikan informasi mengenai berbagai kegiatan pemerintah daerah yang belum tersampaikan secara lengkap melalui media sosial.

“Kita ingin kota ini kondusif dan kita ingin PWI Padang Panjang mau menjemput informasi seputar kegiatan pemerintah daerah yang tertinggal yang kadang informasi itu kurang lengkap disampaikan di media sosial,” katanya.

Selain itu, Hendri meminta PWI Padang Panjang ikut menyosialisasikan berbagai program dan inovasi pemerintah daerah, salah satunya aplikasi PAPAGO atau Padang Panjang Go. Aplikasi tersebut mengintegrasikan berbagai informasi dan layanan pemerintahan dalam satu platform.

“Kami meminta bantuan kita semua untuk bisa menyosialisasikan mengenai aplikasi ini. Karena semua mengenai pemerintahan tersedia di PAPAGO ini,” ujarnya.

Bento Tekankan Konsolidasi dan Profesionalisme

Ketua PWI Padang Panjang Supriyanto atau Bento dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelantikan kepengurusan periode 2026-2029. Ia berharap PWI Padang Panjang semakin maju dan mampu menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas serta kebersamaan wartawan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Kami butuh dukungan dari semua pihak agar wartawan di Padang Panjang lebih maju lagi ke depannya,” ujar Bento.

Bento mengatakan, sejak mendapat amanah melalui Konferensi PWI Padang Panjang pada Desember 2025 dan ditindaklanjuti dengan surat keputusan PWI Sumbar, pihaknya telah menekankan pentingnya konsolidasi, kebersamaan, serta kekompakan internal organisasi.

Ia juga menyatakan PWI Padang Panjang membuka peluang bagi wartawan di daerah tersebut untuk bergabung dengan organisasi profesi wartawan itu.

Salah satunya dilakukan dengan mengikutsertakan calon anggota dalam Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang digelar PWI Sumbar pada 14-15 Agustus 2026 di Padang.

“Pada kegiatan OKK tersebut, PWI Padang Panjang mengirim tiga orang peserta. Alhamdulillah, ketiganya lulus dan berhak menjadi anggota muda PWI Padang Panjang,” katanya.

Bento mengatakan, salah satu program PWI Padang Panjang ke depan adalah menggelar OKK di Padang Panjang. Program tersebut diharapkan dapat menambah anggota sekaligus meningkatkan kompetensi wartawan.

“PWI Padang Panjang siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyebarluaskan informasi objektif, berimbang, dan mendidik sesuai tema pelantikan hari ini, ‘Solid, Kompak, Profesional, dan Berantas Berita Hoaks’,” ujarnya.

Selain penguatan organisasi, PWI Padang Panjang juga memberikan perhatian terhadap peningkatan minat jurnalistik di kalangan pelajar.

Bento menyebutkan, pada Juni 2026 PWI Padang Panjang menggelar lomba menulis artikel bertajuk “Bulan Mitigasi” yang diikuti pelajar se-Kota Padang Panjang. Kegiatan tersebut diikuti 114 peserta. Setelah melalui proses penilaian, ditetapkan tiga pemenang.

“Artinya, kami PWI Padang Panjang juga masuk ke sekolah dan ternyata peminat penulis di tingkat pelajar luar biasa banyak,” ujarnya.

Bento berharap dukungan dari pemerintah daerah, Forkopimda, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat keberadaan PWI Padang Panjang sebagai organisasi profesi yang menjunjung tinggi independensi, profesionalisme, dan etika jurnalistik.

Acara pelantikan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama Wali Kota Padang Panjang, unsur Forkopimda, jajaran PWI Sumbar, PWI Padang Panjang, IKWI Sumbar, IKWI Padang Panjang, serta perwakilan PWI dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

(Charles Nasution)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.