SEMARANG, Berita Merdeka Online — Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, mengingatkan agar perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat. Menurutnya, berbagai kegiatan Agustusan harus menjadi sarana menanamkan nilai kebersamaan dan keteladanan kepada anak-anak serta generasi penerus.

Hal itu disampaikan Kadar Lusman saat menghadiri kegiatan Jalan Sehat Bareng di RW 03 Kelurahan Bringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Minggu (23/8).

“Jadikanlah kegiatan ini tidak hanya tontonan, tetapi jadikan kegiatan ini sebagai tuntunan buat anak-anak kita, supaya anak kita itu bisa kita tuntun ke depan bisa melanjutkan terus kegiatan seperti ini,” kata Kadar Lusman, yang akrab disapa Pilus.

Menurutnya, perayaan kemerdekaan merupakan momentum untuk mengenalkan sekaligus menanamkan nilai positif kepada generasi muda. Karena itu, tradisi kegiatan Agustusan di lingkungan masyarakat perlu terus dipertahankan agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Politikus PDI-P tersebut, menilai keterlibatan anak-anak muda dalam kegiatan masyarakat juga menjadi bagian penting dari proses tersebut. Ia mendorong generasi muda, khususnya Karang Taruna, untuk tampil dan mengambil peran dalam berbagai kegiatan di lingkungan tempat tinggal.

“Ini tahunnya Karang Taruna, tahunnya anak-anak muda harus tampil. Berikan yang terbaik kepada kita semuanya. Ini saatnya generasi muda tampil,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerukunan warga RW 03 Beringin yang terlihat dalam rangkaian perayaan HUT RI ke-81. Menurutnya, keterlibatan warga dari berbagai RT menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Saya melihat guyub rukun panjenengan itu sudah luar biasa. Saya memberikan apresiasi sebagai Ketua DPRD Kota Semarang. Saya bangga dengan persatuan dan kerukunannya,” katanya.

Pilus berharap semangat tersebut tidak berhenti pada perayaan tahun ini. Ia meminta masyarakat menjaga tradisi Agustusan sebagai bagian dari budaya kebersamaan di lingkungan.

“Pesan buat seluruh masyarakat tentunya kegiatan Agustusan seperti ini tidak boleh mati suri karena ini dijadikan kewajiban, tradisi dan budaya,” ujarnya.

Jalan Sehat Bareng di RW 03 Bringin diikuti ratusan warga dari Perumahan Pandana Merdeka dan Ngaliyan Asri yang terdiri atas 11 RT. Selain jalan sehat, rangkaian kegiatan juga diisi sembilan perlombaan, terdiri dari lima lomba anak-anak dan empat lomba dewasa.

Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan tersebut digelar tanpa memberlakukan iuran wajib kepada warga. Panitia mengandalkan dukungan sukarela warga, bantuan RW, donatur, serta sponsor.

Kegiatan tersebut digelar dengan melibatkan Karang Taruna sebagai salah satu penggerak. Ketua panitia Agustusan sekaligus Ketua Karang Taruna RW 03, Mohammad Luqman Josse, mengatakan dukungan warga diberikan secara sukarela dan dikoordinasikan bersama pengurus RT.

“Kita dapat list warga yang ekonominya lebih. Listnya dari Pak RT karena biasanya Pak RT lebih mengetahui kondisi warganya,” ujar Luqman.

Selain warga, panitia juga mendapatkan dukungan dari sejumlah donatur dan sponsor sehingga berbagai kegiatan dapat tetap digelar secara meriah tanpa membebani masyarakat melalui pungutan wajib.

Puncak perayaan akan dilanjutkan dengan pentas kreasi dari 11 RT yang menampilkan berbagai pertunjukan, seperti menyanyi, menari, senam, dan dance, serta penampilan guest star band J Plus.(day)Jalan Sehat Bareng Warga Pandana Merdeka dan Ngaliyan Asri


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.