SEMARANG, Berita Merdeka Online — Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di kawasan Simpang Lima Semarang dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya menjelang penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026, Sabtu (19/9).

Pengalihan arus lalu lintas tersebut mulai diterapkan pukul 16.00 WIB hingga rangkaian acara penutupan MTQ Nasional selesai.

Penutupan MTQ Nasional XXXI akan digelar di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu sore. Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan para tamu yang menghadiri agenda penutupan.

Sejumlah akses jalan yang terdampak rekayasa lalu lintas antara lain dari arah Jalan Pandanaran, Jalan Gajah Mada, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pahlawan, hingga kawasan Bundaran Mugas.

Masyarakat yang hendak melintas di kawasan tersebut diimbau mempertimbangkan rute alternatif selama rekayasa lalu lintas berlangsung. Pengendara juga diminta mengikuti petunjuk rambu serta arahan petugas di lapangan.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengajak masyarakat turut menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan penutupan MTQ Nasional XXXI.

“Menjelang acara penutupan Sabtu sore besok, mari kita jaga bersama kelancaran arus lalu lintas agar para tamu dan masyarakat dapat menikmati perhelatan akhir ini dengan nyaman,” ujar Agustina, Jumat (18/9).

Selain rekayasa lalu lintas, sejumlah kantong parkir juga disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan kendaraan warga dan tamu.

Kantong parkir kendaraan roda dua dan roda empat tersedia di sepanjang Jalan Gajah Mada, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Imam Barjo, serta Jalan Pandanaran.

Sementara itu, kendaraan bus kontingen akan dipusatkan di kawasan PRPP, Museum Mandala Bhakti, Jalan Sriwijaya, dan Jalan Dr. Cipto.(day)Agustina Wilujeng Pramestuti


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.