Untuk memperkuat sinergitas antar Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah Kabupaten Agam terus dilakukan. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Basung melakukan kunjungan kerja strategis ke Kepolisian Resor (Polres) Agam.
Agam, Berita Merdeka Online – Upaya memperkuat sinergitas antar Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah Kabupaten Agam terus dilakukan. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Basung melakukan kunjungan kerja strategis ke Kepolisian Resor (Polres) Agam.
Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, (24/9/2026). Rombongan dari Lapas Kelas IIB Lubuk Basung dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Lubuk Basung, *Budi Suharto.*
Dalam kunjungan tersebut, Kalapas Budi Suharto tidak sendiri. Ia didampingi oleh jajaran pejabat struktural penting, yakni Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Minkamtib), Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), dan Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik).
Kedatangan rombongan Kalapas disambut secara langsung oleh Kapolres Agam beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Agam. Suasana penyambutan berlangsung hangat, akrab dan penuh kekeluargaan, mencerminkan solidnya hubungan antar kedua institusi penegak hukum tersebut.
Adapun maksud dan tujuan utama dari kunjungan kerja ini adalah untuk penguatan silaturahmi dan sinergitas. Lapas Lubuk Basung ingin mempererat hubungan tata kerja dengan Polres Agam sebagai mitra utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Selain itu, agenda penting lainnya adalah diskusi terkait Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kedua belah pihak membahas pemutakhiran dan penyusunan PKS yang lebih komprehensif untuk ke depan.
Poin-poin krusial yang dibahas dalam PKS tersebut meliputi bantuan pengamanan dari Polres Agam, penanganan keadaan darurat atau overmacht di dalam Lapas, serta pelaksanaan sambang patroli rutin oleh personel Polres Agam ke area Lapas Kelas IIB Lubuk Basung.
Tidak hanya itu, diskusi juga mencakup pertukaran data dan informasi intelijen deteksi dini. Hal ini sangat penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam Lapas.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas dukungan operasional dan pembinaan. Salah satunya adalah pembahasan teknis terkait bantuan pengawalan pemindahan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang membutuhkan pengamanan ekstra.
Pembahasan juga menyentuh sinergi dalam penanganan tindak pidana yang melibatkan WBP serta sinergi dalam kegiatan pembinaan kemasyarakatan agar lebih terintegrasi dengan APH lainnya.
Seluruh rangkaian kegiatan silaturahmi dan diskusi tersebut berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan penuh pemahaman bersama. Kedua belah pihak sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, Kalapas Budi Suharto akan segera menyusun draf teknis Perjanjian Kerja Sama (PKS) hasil penuangan poin-poin kesepakatan bersama jajaran Polres Agam untuk segera diinventarisir dan ditandatangani.

Kalapas juga menginstruksikan Kasi Minkamtib dan Ka. KPLP untuk mengoordinasikan secara teknis pelaksanaan patroli sambang rutin personel Polres Agam ke area Lapas.
Sementara itu, Kasi Binadik diinstruksikan untuk menyelaraskan poin kerja sama terkait program pembinaan WBP yang membutuhkan koordinasi lanjutan dengan pihak kepolisian.
“Kunjungan ini adalah bentuk komitmen kami di Lapas Kelas IIB Lubuk Basung dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor dan kepastian hukum dengan Aparat Penegak Hukum demi terciptanya kondisi kamtib yang kondusif di Lapas,” ujar Kalapas Budi Suharto.
“Sinergitas dengan Polres Agam adalah kunci utama. Kami mohon dukungan dan arahan dari Pimpinan untuk kelanjutan PKS ini,” pungkasnya. (KN).
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan