PANGKALPINANG, BERITAMERDEKAONLINE.com — Penjabat Gubernur Kep Babel Ridwan Djamaluddin mengapresiasi langkah tegas Kapolda Kep Babel untuk menindak koordinir tambang ilegal diperairan Teluk Kelabat Dalam Wilayah Pulau Nanas Desa Tuik Kec. Kelapa, Kab. Bangka Barat.

Apresiasi ditunjukkan Pj Gubernur Kep Babel Ridwan Djamaluddin melalui stiker pesan WhatsApp kepada Tim Beritamerdeka. Kamis (30/03/23) pukul 12.34 WIB.

Gambar stiker WhatsApp yang dikirimkan PJ Gubernur Kep Babel itu bertuliskan ‘LUARBIASA’.

Namun dia enggan memberikan komentar terkait aktifitas ilegal dikoordinir Kadus Tj Batu inisial AG tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Setelah dilakukan penelusuran Tim Beritamerdeka, akhirnya terbongkar juga aktor dibalik layar aktifitas tambang ilegal di perairan Teluk Kelabat Dalam wilayah Pulau Nanas Desa Tuik.

Terbongkarnya, Kepala Dusun Tanjung Batu berinisial AG dan Koleganya mengkoordinir aktifitas tambang ilegal berdasarkan hasil investigasi tim Beritamerdeka. Kamis (30/03/23)

Baca Berita Sebelum Nya :
https://www.beritamerdekaonline.com/2023/03/nantang-penambang-ilegal-beringas-rusak-laut-di-pulau-nanas-teluk-kelabat-dalam/

Kepala Dusun Tanjung Batu, AG saat dikonfirmasi tim Beritamerdeka, Kamis (30/03/23), pukul 12.30, mengaku aktifitas ilegal dikoordinirnya baru berjalan.

“Iya bro. Kami baru bekerja hari ini. Disitu juga ada pospam teman lainnya.”ujar AG saat ditanya tim Beritamerdeka mengenai informasi aktifitas ilegal diperairan itu.

AG juga membenarkan bahwa ratusan ponton binaannya yang beroperasi ilegal itu berasal dari SHP PT Timah perairan Tanjung Sunur.

“Iya bro. Baru narik ponton-ponton nya.”ungkap dia.

Terpisah, Kapolda Kep Babel Irjen Yan Sultra melalui Kabid Humas memerintahkan jajaran Dit Polairud Polda Kep Babel untuk menindaklanjuti ramainya laporan masyarakat dan pemberitaan aktifitas tambang ilegal diperairan Teluk Kelabat Dalam wilayah Pulau Nanas Desa Tuik.

Baca Juga Berita Sebelum Nya :
https://www.beritamerdekaonline.com/2023/03/ternyata-kadus-tanjung-batu-dan-kolega-koordinir-tambang-ilegal-di-pulau-nanas-teluk-kelabat-dalam/

“Kami sudah berulangkali melakukan langkah-langkah preventif terkait aktifitas ilegal diwilayah ini. Kita lihat pemberitaan sekarang mereka terkesan menantang aparat, ya kami tidak akan diam saja. Siapapun membackup kegiatan ilegal akan kami berikan tindakan tegas.”ukar Kabid Humas Polda Kep Babel, AKBP Jojo Sutarjo. Kamis (30/03/2023), pukul 12.15 WIB.

Ia juga meminta jajaran Ditpolairud Polda Kep Babel dan Ditreskrimsus Polda Kep Babel untuk mencari tahu siapa penampung timah ilegal dalam aktifitas itu.

“Kami akan lakukan penyelidikan terkait oknum warga membackup dan menampung timah ilegal diperairan ini, segera mungkin kita infokan tindak lanjutnya.”tegas Jojo. (RN)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.