BLORA, Berita Merdeka Online – Polres Blora Polda Jawa Tengah sedang giat melakukan sosialisasi Operasi Patuh Candi Tahun 2024 kepada masyarakat di Kabupaten Blora. Seperti sosialisasi melalui siaran langsung di Radio X FM Blora dan sosialisasi di kawasan Simpang Empat Desa Seso, Kecamatan Jepon.
Sosialisasi Operasi Patuh Candi Tahun 2024 di kawasan Simpang Empat Desa Seso ini dilakukan dengan membagikan brosur dan pamflet tentang tertib berlalu lintas kepada para pengendara yang melintas.
Kapolres Blora, melalui Kabag Ops Kompol Yuliyanto, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas guna mengurangi pelanggaran dan kecelakaan di jalan serta menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib. “Operasi Patuh Candi Tahun 2024 ini bertujuan untuk menindak pelanggaran serius seperti tidak memakai helm SNI, melampaui batas kecepatan, melawan arus, atau berkendara dalam pengaruh alkohol,” jelas Kompol Yuliyanto.
Selain penindakan, operasi ini juga menekankan upaya preventif dan edukatif kepada masyarakat. Kabag Ops mengajak semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban berlalu lintas. “Dengan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas semakin meningkat, sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan di jalan raya,” tandasnya.
Kabag Ops Polres Blora, menambahkan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menyampaikan imbauan tertib berlalu lintas kepada masyarakat. “Kami ingin mengajak seluruh warga masyarakat untuk sadar dan tertib dalam berlalu lintas. Jangan ada yang melakukan pelanggaran, karena pelanggaran merupakan awal mula terjadinya kecelakaan,” kata Kompol Yuliyanto.
Tidak hanya ditingkat Polres, Polsek jajaran di 16 kecamatan juga melaksanakan hal yang sama. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi tertib berlalu lintas ke sekolah-sekolah. Polsek Bogorejo, melalui Bhabinkamtibmas Desa Nglengkir Aipda Setio Wahyu bersama Babinsa setempat, melaksanakan kegiatan sosialisasi di SMP Islam Matholiul Falah Desa Nglengkir.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas di kalangan pelajar. Petugas memberikan sosialisasi tentang pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm saat berkendara, dan menghindari penggunaan ponsel saat mengemudi.
Kapolsek Bogorejo, Iptu Beno, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan yang melibatkan pelajar. “Kami berharap melalui kegiatan ini, para pelajar dapat menjadi agen perubahan dalam keselamatan berlalu lintas di lingkungannya masing-masing,” ujar Iptu Beno.
Adapun Operasi Patuh Candi ini akan digelar selama dua minggu mulai dari tanggal 15 Juli sampai 28 Juli 2024 dengan sasaran utama Operasi Patuh lalu lintas adalah Potensi Gangguan, Ambang Gangguan, Gangguan Nyata yang dapat menyebabkan terjadinya laka lantas.(day)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan