BATANG, Berita Merdeka Online – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dalam beberapa hari terakhir berdampak signifikan bagi masyarakat.

Salah satu kejadian yang menghebohkan adalah angin puting beliung di Kecamatan Warungasem yang merusak puluhan rumah warga.

Kepala Desa Candi Areng, Turmudi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat warga tengah melaksanakan salat tarawih, tiba-tiba terdengar suara gemuruh disertai teriakan warga yang memperingatkan adanya angin puting beliung.

“Tercatat sekitar 22 rumah warga di Desa Candi Areng terdampak. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian materiil cukup besar mengingat banyak rumah yang mengalami kerusakan,” ujarnya.

Turmudi berharap bencana serupa tidak kembali terjadi di desanya maupun wilayah lain di Kecamatan Warungasem dan Kabupaten Batang secara keseluruhan.

Ia juga menyampaikan harapannya agar pemerintah kabupaten segera memberikan bantuan bagi warga yang terdampak.

Pasca-kejadian, respons cepat dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, pemerintah kecamatan, PMI, dan instansi terkait lainnya.

Danramil Warungasem, Lettu Inf. Kis Dwi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa angin puting beliung menerjang Desa Candi Areng pada Minggu (23/03/2025) sekitar pukul 19.20 WIB.

“Begitu mendapat laporan, Babinsa Sertu Sugianto segera menuju lokasi bersama perangkat desa, termasuk Sekretaris Desa Sholeh, untuk mengecek kondisi warga dan dampak yang ditimbulkan,” ungkapnya.

Selain 22 rumah yang terdata mengalami kerusakan, pihaknya masih melakukan pengecekan lebih lanjut guna memastikan apakah ada desa lain yang turut terdampak. (Pendim 0736)