Jakarta, BMonline – Sebuah video beredar luas di Kabupaten Tangerang Banten. Video tersebut berisi tentang seorang pemuda yang tidak gentar meski telah dikelilingi petugas keolisian. Bahkan berkali-kali polisi memberikan tembakan peringatan ke pelaku penganiyaan terhadap ibu kandungnya sendiri.

Dalam video tersebut, tampak seorang pemuda berbaju hitam mengacungkan dua bilah pisau kearah beberapa petugas kepolisian yang akan mengamankannya.

Peristiwa itu terjadi di depan minimarket Kampung Kalapa, RT 5/2, Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang kemarin, pada 24 Maret 2020.

Kronologi peristiwa itu dibeberkan Kapolsek Cisoka AKP Akbar Baskoro. Dia mengatakan, pemuda tersebut telah melakukan penganiayaan terhadap ibunya sendiri sehingga dilaporkan ke Mapolsek Cisoka.

Menurutnya yang tampak dalam video itu adalah peristiwa saat seorang pemuda akan ditangkap personel poldek. Setelah pihaknya mendapatkan laporan dari korban, ibu kandungnya. Pelaku kemudian diketahui berinisial RA, 37 tahun.

“Sekitar pukul 14.30 WIB, kami menerima laporan dari orang tua pelaku bahwa diancam akan dibunuh oleh pelaku,” ujar Akbar.

Ancaman pembunuhan itu, lanjutnya, dilatarbelakangi oleh permintaan pelaku yang tidak terpenuhi. Pelaku meminta uang sejumlah Rp 200 ribu kepada orang tuanya, namun hanya diberi Rp 150 ribu.

“Karena kurang, pelaku kemudian mengamuk dan menedang ibunya sendiri. Bahkan dia mengancam akan membunuh sambil mengeluarkan pisau. Karena takut dan hal ini sudah sering terjadi, korban kemudian membuat laporan ke Polsek Cisoka,” terangnya

Petugas pun kemudian meluncur ke rumah pelaku di Kampung Kalapa RT 5/2, Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Namun, kedatangan personel kepolisian disambut dengan dua pisau.

Karena saat itu petugas yang datang hanya seorang diri dan kondisinya membahayakan nyawanya. Kemudian petugas memilih menghindar dan melapor ke kantor polsek untuk meminta dikirim bantuan personel lainnya.

Saat para petugas kembali ke rumah pelaku, ternyata pelaku sudah tidak ada. Setelah tahu keberadaannya, polisi datang dan mengamankan pelaku.

Polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan tetapi tidak dihiraukan oleh pelaku yang membawa pisaunya. Namun pelaku berusaha kabur dari petugas dan sempat terjadi kejar-kejaran di jalan raya.

Akhirnya petugas berhasil meringkus pelaku yang saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. (ams)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.