BREBES, Berita Merdeka Online – Sebanyak 9.866 Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di seluruh Kabupaten Brebes kini resmi terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Program kepesertaan ini diluncurkan oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja SE, yang diadakan di Pendopo Bupati Brebes pada hari Senin, 17 Maret 2025.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Brebes Wurja menyampaikan bahwa peluncuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi RT dan RW merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Brebes.
Program ini menandakan komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan sosial kepada aparat pemerintahan di tingkat desa.
“Kepesertaan RT dan RW pada BPJS Ketenagakerjaan ini adalah langkah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujar Wurja dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Wurja menjelaskan bahwa RT dan RW memegang peranan penting dalam menyampaikan berbagai program pemerintah, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah desa.
Oleh karena itu, program ini dirancang untuk memberikan perlindungan sosial yang layak bagi mereka yang berada di garda terdepan dalam pelayanan masyarakat.
“Tahun ini, seluruh RT dan RW di Kabupaten Brebes akan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan ini adalah bentuk nyata dari perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan mereka,” tambahnya.
Selain membahas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Wakil Bupati Brebes juga memastikan bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Kepala Desa (Kades) dan perangkat desa akan dicairkan 100 persen.
Hal ini diharapkan dapat memberikan motivasi lebih bagi aparat desa dalam menjalankan tugas mereka.
“Untuk RT dan RW, kami juga memastikan bahwa insentif mereka sudah bisa dicairkan. Masing-masing Ketua RT dan RW akan menerima insentif sebesar Rp 700 ribu per orang,” jelas Wurja.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Brebes, Subagya, menambahkan bahwa peluncuran program BPJS Ketenagakerjaan untuk RT dan RW ini merupakan bagian dari upaya mendukung program 100 hari kerja Bupati.
Menurutnya,dengan bergabung dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan kinerja para ketua RT dan RW dapat lebih optimal dan terjamin perlindungannya.
“Bupati Brebes menginisiasi program ini karena beliau memahami bahwa ketua RT dan RW adalah ujung tombak dalam pelaksanaan program pemerintah di tingkat bawah. Dengan adanya perlindungan sosial ini, kami berharap tugas mereka dapat dijalankan dengan lebih maksimal,” ujar Subagya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Brebes, Ariya Dwi Rendra, menjelaskan bahwa kepesertaan RT dan RW dalam program BPJS Ketenagakerjaan mencakup dua jenis jaminan: jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
Apabila terjadi risiko, seperti kecelakaan kerja atau kematian, peserta BPJS Ketenagakerjaan yang juga merupakan Ketua RT atau RW, akan menerima santunan kematian sebesar Rp 42 juta.
“Jika meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, mereka akan mendapat santunan sebesar 48 kali upah yang dilaporkan dan berhak mendapatkan beasiswa untuk anak-anaknya,” jelas Ariya.
Program ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, serta memberikan rasa aman bagi Ketua RT dan RW dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari.
Dalam acara yang berlangsung di Pendopo Bupati Brebes tersebut, Wakil Bupati Wurja didampingi oleh Kepala Dinpermades Kabupaten Brebes, Subagya, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Brebes, Ariya Dwi Rendra. Turut hadir pula Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Brebes, Zaenal Muttaqin Dana Wiharja, SH.
Pada kesempatan itu, secara simbolis diberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan dan insentif untuk Ketua RT dan RW.
Selain itu, santunan kematian untuk ahli waris Ketua RT dan RW dari wilayah Kecamatan Brebes, Wanasari, Bulakamba, Tanjung, dan Losari juga diserahkan.
Peluncuran program ini menandakan sebuah langkah penting dalam upaya Pemkab Brebes untuk memberikan perlindungan sosial yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi para aparat pemerintahan di tingkat bawah yang selama ini berperan penting dalam kelancaran berbagai program pemerintah. (Wawan Bambang AK)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan