Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Anggota DPRD Kota Bengkulu sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar, Edi Suranto Sembiring, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat hingga terealisasi. Penegasan tersebut disampaikan usai menggelar reses kedua masa persidangan kedua tahun 2026 di daerah pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Selebar dan Kecamatan Kampung Melayu.

‎Reses DPRD Kota Bengkulu, Edi Suranto Sembiring Kawal Aspirasi Warga Sumber Jaya hingga Tuntas.


‎Kegiatan reses berlangsung di kediaman Supardi, Kelurahan Sumber Jaya, Kota Bengkulu, Minggu (2/8/2026), dan dihadiri warga setempat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan maupun persoalan yang masih dihadapi di lingkungan mereka.

‎Dalam dialog bersama masyarakat, Edi Suranto Sembiring mengatakan sejumlah usulan dari warga RT 001 Kelurahan Sumber Jaya sebenarnya telah beberapa kali disampaikan melalui forum resmi DPRD. Bahkan, beberapa di antaranya sudah dibahas hingga rapat paripurna. Namun, proses realisasinya masih terkendala di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

‎”Kami sudah beberapa kali mengawal usulan masyarakat ini. Bahkan sudah kami sampaikan sampai ke rapat paripurna. Kalau memang masih ada kendala di OPD teknis, tentu akan kami bawa kembali dalam pembahasan, baik di Badan Anggaran maupun pada rapat paripurna berikutnya,” ujar Edi.

‎Ia menegaskan tidak akan berhenti memperjuangkan aspirasi masyarakat sebelum usulan tersebut benar-benar direalisasikan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, fungsi pengawasan DPRD harus dijalankan secara maksimal agar setiap kebutuhan masyarakat mendapat perhatian dari pemerintah.

‎Salah satu aspirasi yang menjadi perhatian warga adalah penyempurnaan fasilitas pos pelayanan terpadu (Posyandu). Edi menjelaskan bahwa secara umum Posyandu di wilayah tersebut telah berjalan, meskipun masih terdapat kekurangan fasilitas pendukung, seperti meja pelayanan.

‎”Untuk Posyandu sebenarnya sudah berjalan dengan baik. Hanya saja masih ada beberapa fasilitas yang belum lengkap. Sementara ini kegiatan masih bisa dilaksanakan dengan memanfaatkan rumah warga sebagai tempat pelayanan,” katanya.

‎Selain fasilitas Posyandu, persoalan kebersihan lingkungan juga menjadi pembahasan dalam reses tersebut. Warga mengeluhkan adanya sampah yang terbawa dari wilayah lain dan menumpuk di kawasan mereka, sehingga mengganggu kebersihan lingkungan.

‎Menanggapi hal itu, Edi mengatakan persoalan sampah saat ini mulai berangsur membaik setelah dilakukan penanganan oleh pihak terkait. Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan melalui kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.

‎”Masalah sampah tadi juga sudah kita bahas. Alhamdulillah kondisinya sudah jauh lebih baik. Yang menjadi persoalan selama ini justru banyak sampah kiriman dari daerah lain. Mudah-mudahan ke depan tidak terjadi lagi sehingga lingkungan tetap bersih,” ungkapnya.

‎Dalam kesempatan itu, Edi juga mengajak masyarakat untuk terus aktif menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan melalui forum reses maupun musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang). Menurutnya, setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan DPRD dalam menyusun program pembangunan bersama pemerintah daerah.

‎Ia menambahkan, reses merupakan bagian dari tanggung jawab anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan setiap usulan yang telah disampaikan tidak berhenti pada tahap perencanaan.

‎”Kami akan terus mengawal seluruh aspirasi masyarakat. Selama masih menjadi kebutuhan warga, akan terus kami perjuangkan sampai memperoleh perhatian dan direalisasikan oleh pemerintah daerah sesuai kemampuan anggaran yang tersedia,” tutup Edi Suranto Sembiring.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.