BREBES, Berita Merdeka Online – Sebuah rumah di Dusun Kedungoleng, Desa Dukuh Cipanas, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, ambruk setelah diguyur hujan deras pada Kamis malam, 13 Maret 2025.

Rumah tersebut milik Eni Harini (52), yang mengalami kerusakan parah akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 17.00 WIB.

Bagian atap yang sudah rapuh tidak mampu menahan curah hujan yang tinggi, menyebabkan air masuk dan merusak struktur rumah.

Selain itu, bagian belakang rumah yang berlubang turut mempercepat kerusakan, hingga akhirnya bangunan tersebut ambruk.

Eni Harini selama ini telah berupaya menahan air masuk menggunakan peralatan seadanya.

Namun, intensitas hujan yang tinggi membuat kerusakan tak dapat dihindari.

Menanggapi kejadian ini, Pemerintah Desa Kedungoleng melalui Kasi Pelayanan, Pujo Ristanto, menyampaikan bahwa rumah Eni Harini belum terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Perumahan (Simperum).

Kendati demikian, pihak desa segera mengajukan usulan bantuan ke Pemerintah Kabupaten Brebes agar rumah tersebut mendapat perhatian.

“Kami sudah melaporkan kondisi rumah Ibu Eni kepada Badan Aset dan Umum (BAU) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (Dinperwaskin) Kabupaten Brebes. Harapannya, rumah ini dapat masuk dalam daftar penerima bantuan perbaikan melalui Simperum,” ujar Pujo.

Tampak kondisi dalam rumah Eni Harini yang ambrol dan sudah pada lapuk

Ia juga menekankan pentingnya percepatan bantuan, mengingat kondisi rumah yang sudah tidak layak huni.

“Kami berharap agar bantuan segera terealisasi, agar rumah Ibu Eni bisa diperbaiki dan layak dihuni kembali,” tambahnya.

Peristiwa ini turut menjadi perhatian warga sekitar, terutama mereka yang memiliki rumah dengan kondisi serupa.

Pujo mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika ada rumah yang tidak layak huni agar dapat diusulkan untuk mendapat bantuan.

“Rumah yang tidak layak huni berisiko tinggi, terutama saat musim hujan. Kami mengimbau warga untuk segera melapor ke pemerintah desa agar bisa mendapatkan bantuan yang diperlukan,” tegas Pujo.

Pemerintah Desa Kedungoleng kini berupaya agar Pemkab Brebes memberikan respons cepat terhadap kondisi tersebut.

Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan rumah yang rusak akan semakin membahayakan penghuninya.

Warga berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan agar rumah Eni Harini bisa dibangun kembali dengan kondisi yang lebih aman.

Dengan adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah, diharapkan kejadian serupa tidak terulang, serta masyarakat yang mengalami kondisi serupa dapat segera mendapatkan tempat tinggal yang layak. (Wawan Bambang AK)