Kabupaten Semarang | Beritamerdekaonline – Semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang mulai terasa di bulan Agustus menjadi motivasi bagi Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga bersama masyarakat untuk terus mengabdi kepada rakyat. Nilai-nilai persatuan dan gotong royong diwujudkan melalui rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Paidi (53), warga RT 21 RW 08 Dusun Banjari, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (3/8/2026).
Pada tahap pengerjaan kali ini, personel Satgas TMMD bersama warga bergotong royong menyelesaikan pemlesteran dinding rumah dan pembangunan teras. Pekerjaan dilakukan dengan penuh semangat sebagai bagian dari upaya menghadirkan hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi keluarga Paidi.
Suasana kebersamaan tampak begitu kuat di lokasi pembangunan. Prajurit TNI dan warga saling bahu-membahu mengerjakan setiap tahapan pekerjaan tanpa mengenal lelah. Semangat gotong royong tersebut menjadi cerminan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan dalam membangun bangsa.
Perwira Koordinator (Pakor) RTLH, Kapten Inf. Ngadiyono, turut hadir di lokasi untuk memantau perkembangan pekerjaan sekaligus memberikan motivasi kepada personel Satgas dan masyarakat agar tetap menjaga semangat hingga seluruh pembangunan selesai.
Kapten Inf. Ngadiyono menegaskan bahwa program TMMD merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat melalui pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
“Kami berharap rumah ini dapat segera selesai sehingga keluarga Bapak Paidi bisa menempati rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD,” ujarnya.
Program rehabilitasi RTLH menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain memperbaiki kondisi rumah, program ini juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Bagi Paidi dan keluarganya, bantuan tersebut menjadi harapan baru untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak. Rumah yang sebelumnya mengalami berbagai kerusakan kini secara bertahap berubah menjadi hunian yang lebih kokoh dan nyaman.
Pelaksanaan TMMD di Desa Cukil tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran prajurit di tengah warga menjadi bukti bahwa TNI selalu hadir untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Momentum bulan kemerdekaan semakin menambah makna pelaksanaan program TMMD. Semangat gotong royong yang diwariskan para pendiri bangsa terus hidup melalui kerja sama antara Satgas TMMD dan masyarakat dalam membangun desa.

Melalui rehabilitasi RTLH ini, Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga kembali menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Setiap tahapan pembangunan menjadi simbol pengabdian TNI dalam mewujudkan kehidupan yang lebih layak, sejahtera, dan penuh harapan bagi warga Desa Cukil.
(Ikhsan)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan