PANGKALPINANG, Beritamerdekaonline.com — Direktur Polairud Kep Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Tri Wayugo angkat bicara terkait ramainya pemberitaan media massa soal aktifitas tambang timah ilegal yang kian marak di perairan Teluk Kelabat Dalam. Minggu (19/02/2023)pagi

Kombes Pol Agus Tri Wayugo menyatakan akan mengambil langkah tegas terhadap 4 koordinator tambang ileggal berinisial DD, GN, SWN dan EE tersebut.

“Kita sudah berulangkali melakukan langkah penegakan hukum terhadap penambang ilegal diperairan ini. Saya akan check kembali informasi 4 koordinator ini.”tegasnya.

Saat disinggung adanya dugaan oknum aparat penegak hukum (APH) membekingi, Kombes Pol Agus menjawab akan menerjunkan tim khusus untuk mengcheck informasi tersebut.

“Kita check dulu soal dugaan oknum anggota terlibat aktifitas ilegal itu, tunggu saja ya. Pasti ada tindakan dari pihak Ditpolairud Polda Babel.”ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, ratusan ponton jenis tower milik penambang ilegal diperairan Teluk Kelabat Dalam semakin eksis beroperasi tanpa disentuh aparat penegak hukum. Jumat (18/02/23)

Nelayan menegaskan, tidak pernah memberikan persetujuan terkait aktifitas tambang ilegal dizona tangkapan ikan.

“Tidak pernah ada sosialisasi dari penambang ilegal, mereka bekerja tanpa izin nelayan pusuk dan Tuik. “ tegas Nelayan Pusuk KN.

Dia menjelaskan, bahwa aktivitas tambang ilegal dikoordinir oleh 4 orang berinisial EE, GN, DD dan SWN.

“Sistem mereka mengambil pasir timah 30% dari para penambang ilegal, dari itulah mereka membayar koordinasi ke salah satu oknum aparat penegak hukum.”bebernya. (s4F/tim Babel)