Bengkulu, Beritamerdekaonline.com — Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kaizu Hamagi Gakkou resmi menjadi tempat penitipan pembelajaran bahasa Jepang bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Kota Bengkulu. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi siswa, khususnya dalam penguasaan bahasa asing yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja internasional.

Sebanyak 12 siswa SMKN 5 Kota Bengkulu mengikuti program intensif pembelajaran bahasa Jepang yang diselenggarakan oleh LPK Kaizu Hamagi Gakkou. Program ini dipersiapkan secara khusus untuk membantu siswa mencapai level N5 dalam Ujian Kemampuan Bahasa Jepang atau Japanese Language Proficiency Test (JLPT). Level tersebut diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi siswa untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan peluang karier ke Jepang.
Direktur LPK Kaizu Hamagi Gakkou, Afrianto Santoso, menjelaskan bahwa program pembelajaran dirancang secara intensif dengan durasi kurang lebih tiga bulan. Selama periode tersebut, para siswa akan dibekali materi bahasa Jepang dasar hingga bab 25, yang setara dengan pembelajaran kelas 3 di LPK Kaizu Hamagi Gakkou.
“Program ini kami susun secara terstruktur dan berkelanjutan untuk memastikan siswa benar-benar siap secara kemampuan bahasa. Target utama yang ingin dicapai adalah kelulusan level N5, sehingga siswa memiliki dasar yang kuat untuk melanjutkan ke jenjang pembelajaran berikutnya maupun untuk memasuki dunia kerja,” ujar Afrianto Santoso, di LPK Kaizu Hamagi Gakkou, Jumat (9/1/2026).
Menurutnya, penguasaan bahasa Jepang dasar merupakan modal penting bagi siswa yang berminat bekerja di perusahaan Jepang atau mengikuti program pemagangan dan kerja ke luar negeri. Oleh karena itu, LPK Kaizu Hamagi Gakkou berkomitmen memberikan pembelajaran yang berkualitas, didukung oleh tenaga pengajar berpengalaman dan metode pembelajaran yang efektif.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) SMKN 5 Kota Bengkulu, Destiana, menyampaikan bahwa penitipan siswa di LPK Kaizu Hamagi Gakkou merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu dan daya saing lulusan. Menurutnya, kemampuan bahasa asing, khususnya bahasa Jepang, menjadi salah satu kompetensi penting yang dibutuhkan oleh industri global saat ini.
“Penitipan siswa di LPK Kaizu Hamagi Gakkou merupakan langkah strategis untuk membekali siswa dengan kemampuan bahasa Jepang yang terstandar dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Harapannya, siswa memiliki peluang kerja yang lebih luas, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, khususnya Jepang,” kata Destiana.
Ia menambahkan bahwa kerja sama ini juga menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pelatihan kerja dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, terampil, dan siap bersaing di tingkat internasional.
Kegiatan pembelajaran ini turut didukung penuh oleh jajaran Humas SMKN 5 Kota Bengkulu, yaitu Ulfa Nurpriyati, Ria Guspita Sari, dan Ellya M. Hidayati. Ketiganya berperan aktif dalam mengawal proses komunikasi, koordinasi, serta pelaksanaan kerja sama antara pihak sekolah dan LPK Kaizu Hamagi Gakkou agar program berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Dengan adanya program intensif ini, SMKN 5 Kota Bengkulu berharap para siswa dapat meningkatkan kompetensi bahasa Jepang secara signifikan, sehingga mampu meningkatkan daya saing lulusan. Selain itu, program ini diharapkan dapat membuka peluang karier di Jepang melalui jalur pelatihan dan kerja sama resmi dengan LPK Kaizu Hamagi Gakkou sebagai mitra pendidikan dan pelatihan.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan