Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Dalam upaya memperkuat hubungan kelembagaan antara legislatif dan eksekutif tanpa mengurangi fungsi kontrol (check and balance), dua lembaga legislatif dari dua daerah berbeda menggelar pertemuan hangat dan penuh kekeluargaan.
Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deli Serdang dari Fraksi Nasdem, Kuzu Serasi Wilson Tarigan, SE dan Fraksi PDI Perjuangan, Agus Setiawan, SH, melakukan kunjungan kerja ke kantor DPRD Kota Tanjung Balai.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Sekretaris DPRD Kota Tanjung Balai, Tatan Hamdani, serta sejumlah anggota DPRD Tanjung Balai dari berbagai komisi dan fraksi, di antaranya Komisi A dan Komisi C. Hadir pula Ketua Fraksi PKB Teddy Erwin, Nuriana Silaban, SH dari Fraksi PDI-P, Neni Kosasi dan Junaidi dari Fraksi Golkar, serta Nurul Hasnita Marpaung dari Fraksi Gerindra yang turut didampingi oleh Nessy Ariani Sirait dari Fraksi Hanura.
Pertemuan ini tidak dilakukan dalam suasana formal yang kaku, melainkan lebih pada forum diskusi santai dan informal yang bertujuan untuk bertukar informasi terkait peran dan fungsi legislatif, khususnya dalam menjalankan kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda), serta memperkuat koordinasi kelembagaan antar-DPRD.
“Kita akan terus membangun Plpola hubungan DPRD dengan eksekutif agar sinergis tetapi tetap check dan balance (fungsi kontrol: red),” kata Kuzu, lewat pesan tertulisnya, di Jakarta, Senin, 8 September 2025.
Dalam suasana yang cair dan penuh keakraban, kedua belah pihak membahas berbagai isu penting yang menyangkut hubungan antara DPRD dengan eksekutif, termasuk strategi menjaga keharmonisan namun tetap menjalankan fungsi pengawasan secara tegas.
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membangun komunikasi lintas daerah, agar pola hubungan antara legislatif dan eksekutif tetap sinergis tanpa mengabaikan prinsip check and balance,” ujar Kuzu dalam sambutannya.

Meski tidak ada agenda pembahasan formal atau pengambilan keputusan penting, pertemuan ini menjadi media efektif untuk menjalin tali silaturahmi dan membangun jaringan kerja antaranggota DPRD. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk berdiskusi seputar mekanisme pelaksanaan sosialisasi Perda, berbagi pengalaman, serta praktik terbaik (best practices) yang telah diterapkan di masing-masing daerah.
Beberapa anggota menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini juga memberikan ruang rehat dari rutinitas politik yang padat, serta dapat mendukung peningkatan kapasitas anggota DPRD melalui pertukaran wawasan secara langsung.
Meski dalam pernyataan informal disebutkan bahwa tidak ada hal penting yang dibahas secara substantif, kegiatan ini tetap mendapat apresiasi karena dianggap mampu mempererat komunikasi antar-DPRD sebagai bagian dari sistem demokrasi yang sehat.
Sinergitas tanpa kehilangan daya kritis terhadap eksekutif adalah kunci bagi lembaga legislatif daerah dalam menjalankan fungsinya secara profesional dan berimbang. Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan DPRD Deli Serdang dan DPRD Tanjung Balai dapat terus menjaga hubungan kerja yang konstruktif, kolaboratif, namun tetap mengedepankan prinsip pengawasan yang objektif dan transparan. (@ms)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan