JEPARA, Beritamerdekaonline.com – Setelah menerima surat dari Bakesbangpol Kabupaten Jepara terkait pendaftaran Ormas dan LSM, SWI (Sekber Wartawan Indonesia) Jepara melakukan silaturahmi dan audiensi ke beberapa instansi pemerintah, Kamis (1/9/2022).

Segenap pengurus inti SWI dibawah pimpinan Andrie Once dan didampingi salah satu pembina Djoko T Purnomo melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi ke Polres Jepara dan diterima langsung oleh Kapolres Jepara AKBP Warsono, SH, SIK, MH, di ruang kerjanya sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam acara yang lebih tepat dikatakan silaturahmi itu berlangsung sekitar 2 jam dan penuh keakraban karena disamping memperkenalkan anggota di struktur SWI, visi misi dan legalitas, juga mengutarakan program yang akan dilaksanakan kedepannya.

“Kami di SWI sudah berjalan program yang kami namakan NGOPI (ngolah pikir), dimana kegiatan tersebut merupakan sarasehan bertukar pikiran dan diskusi dengan menghadirkan pejabat, elit politik atau tokoh masyarakat sebagai narasumber”, terang Once.

“Kami juga mengadakan kegiatan Jum’at Berbagi, dimana setiap hari Jum’at akan membagikan makanan kepada yang membutuhkan”, lanjut ketua SWI Jepara itu.

Menanggapi hal itu Kapolres Jepara AKBP Warsono mengatakan kalau pihaknya (Polres Jepara) juga sudah mengadakan program-program yang berkaitan dengan masyarakat.

“Terinspirasi dari pedagang nasi keliling yang menawarkan dagangannya ke polres, saya merasa kasihan sehingga akhirnya saya meminta setiap hari Jum’at dia (pedagang keliling, red) mengirim nasi bungkus untuk semua anggota di polres, kalau masih ada kelebihan ya kita bagikan kepada yang membutuhkan,” ungkap Warsono.

“Kita juga menggandeng dan kerja sama dengan Jasa Raharja serta pelaku UKM untuk memikirkan nasib para janda yang suaminya korban kecelakaan, sehingga nantinya bisa diberi pelatihan dan keterampilan kerja untuk mendapatkan penghasilan,” terang orang nomor satu di jajaran Polres Jepara itu.

Soal program kegiatan NGOPI, lebih lanjut Warsono mengatakan bahwa itu hampir sama dengan apa yang sudah diinstruksikan kepada para Kapolsek di wilayah hukum Polres Jepara. Setiap Polsek harus menempatkan Babinkamtibmas untuk semua desa di wilayah hukumnya.

“Saya bilang kepada para Kapolsek, bahwa Babinkamtibmas harus menguasai wilayah desa binaannya, bila perlu setiap RT harus kenal, sehingga jika ada permasalahan bisa langsung diselesaikan dan tidak sampai naik keatas,” kata Warsono.

Sementara itu pembina SWI Kabupaten Jepara, Djoko T Purnomo menyampaikan bahwa SWI Jepara siap bermitra dengan Polres dan menjelaskan tentang motto STNK (Soliditas, Trust, Networking, Komitmen) agar bisa dibuat pedoman bagi anggota SWI Kabupaten Jepara.

Sekitar pukul 11.00 WIB rombongan dari SWI Jepara melanjutkan audiensi ke DPRD dan terakhir sekitar pukul 14.00 WIB mengakhiri audiensi dengan Pemerintah Kabupaten dan diterima oleh Pj Bupati Jepara. (Kusmanto)