BREBES, Berita Merdeka Online – Akibat hujan yang terus-menerus mengguyur dengan intensitas tinggi, mengakibatkan jalan kabupaten di ruas jalan Gunung Pendil tepi Sungai Pemali menuju Desa Kebandungan mengalami longsor, yang terjadi pada (14/12/2024).

Miris bencana tanah longsor tersebut, yang menutupi jalan kabupaten tidak mendapatkan perhatian serius atau segera ditangani oleh pihak pemangku kebijakan.

Tidak adanya perhatian dari pihak terkait,puluhan warga Desa Kebandungan, dipimpin langsung oleh kepala desa bahu membahu gotong royong membersihkan material longsor yang menutupi jalan, Rabu (25/12/24).

Kepala Desa Kebandungan, Wirsad, S.Sos di sela-sela kerja bakti menyampaikan apresiasinya kepada seluruh warga, dengan penuh kesadaran bergotong royong membersihkan material longsor yang menutupi jalan kabupaten walau dengan alat seadanya.

“Longsor ini sangat menggangu aktivitas mobilitas warga dan tentunya berdampak pada pergerakan ekonomi, karena jalan kabupaten ini sangat vital sekali, satu-satunya akses jalan menuju Desa Kebandungan,” ucap Wirsad.

Selain itu, bencana tanah longsor ini berdampak pada akses jalan penghubung antar desa karena tertutup material tanah longsor dengan volume bervariatif, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan motor maupun mobil.

“Kami juga merasa was-was dan prihatin dengan kondisi jalan sepanjang 40 m dan lebar 4 meter, saat ini bahu jalan sudah kena erosi, bahkan tanahnya mulai longsor ke Sungai Pemali, jalan mengalami retak-retak berpotensi terjadinya longsor,” tuturnya.

Lebih lanjut Wirsad mengatakan, bencana tanah longsor ini sudah disampaikan beberapa kali ke pihak berwenang/terkait, namun sampai sekarang tidak ada tanggapan atau perhatian sama sekali.

“Menghindari erosi yang semakin parah, kami Pemerintah Desa (Pemdes) Kebandungan berencana akan memindahkan jalan ke sisi utara, tetapi masih terkendala dilokasi ada tiang listrik milik PLN,” pungkasnya. (Wawan Bambang AK)