SEMARANG, Berita Merdeka Online — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meresmikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Bugen di Kelurahan Tlogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan, Kamis (5/2).
Fasilitas ini dirancang tidak hanya sebagai tempat penampungan sementara, tetapi juga pusat edukasi dan penguatan gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Agustina menegaskan, TPS tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam membangun budaya bersih dari tingkat lingkungan.
Melalui pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, volume sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) diharapkan dapat ditekan.
“TPS ini bukan sekadar fasilitas, tetapi ruang bersama untuk membangun kesadaran lingkungan. Warga dapat memilah sampah dari sumbernya sehingga beban TPA berkurang,” ujarnya.
Ia juga menyinggung persoalan klasik penempatan TPS yang kerap memicu penolakan warga. Namun, TPS Bugen justru dibangun dengan dukungan masyarakat dan akan dijadikan proyek percontohan pengelolaan sampah Kota Semarang.
Ke depan, lokasi ini akan dikembangkan sebagai pusat budidaya maggot (larva Black Soldier Fly) untuk mengolah sampah organik. Program tersebut akan melibatkan komunitas lingkungan, tokoh masyarakat, dan akademisi, serta didorong terhubung dengan dapur produksi makanan agar limbah organik dapat dimanfaatkan sebagai pakan maggot.
Berdasarkan data pengelolaan limbah perkotaan, timbulan sampah di Kota Semarang mencapai lebih dari 1.200 ton per hari. Sebagian sampah yang tidak tertangani kerap menyumbat saluran air dan sungai, memicu genangan terutama saat musim hujan di wilayah timur kota.
Kelurahan Tlogosari Wetan dengan permukiman padat menghadapi tantangan tersendiri dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Karena itu, kehadiran TPS Bugen diharapkan meningkatkan partisipasi warga dalam pemilahan, pengurangan, dan pemanfaatan ulang sampah.
Pemerintah juga akan melakukan pendampingan dan sosialisasi berkelanjutan agar fasilitas ini memberi dampak ekonomi dan lingkungan. Warga setempat optimistis TPS tersebut mampu memperkuat kebersihan kawasan sekaligus membuka peluang usaha dari pengolahan sampah terpilah.(day)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan