Kutacane, Berita Merdeka Online — Tunjangan Lelah (Tulah) Kepala Desa (Kepdes) dan Imum Mukim se-Aceh Tenggara (Agara) belum cair selama tiga bulan berlalu.
Sebanyak 385 Kepdes yang ada di Aceh Tenggara bersama Imum Mukim akan menggelar aksi demo ke Kantor Bupati setempat, apabila Tulah mereka tidak dicairkan.
Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia ( APDESI ) Agara Nawi Sekedang, mengatakan pengajuan Kepdes dan Imum Mukim sudah masuk ke Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), namun belum juga direalisasikan.
Sebelumya sejumlah perwakilan Pengulu Kute telah menggelar rapat bersama Wakil Bupati belum lama ini. Dalam rapat itu, pihak Pemkab melalui Wakil Bupati Bukhari berhasil membuat kesepakatan untuk pencairan tulah bulan Juli dan Agustus akan di realisasikan paling lambat pada 29 September 2022.
” Kami tunggu dalam beberapa hari ini, apabila tidak ada kebijakan dan keputusan dari Bupati melalui BPKPAD, seluruh Kepdes di 16 Kecamatan bersama Imum Mukim akan menggelar unjukrasa “, kata Nawi Sekedang, Rabu (28/09/2022).
Sementara Kepala BPKPAD Agara Hattarudin, mengatakan Tulah meraka akan dibayarkan nanti bersamaan dengan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), dan dibayarkan tergantung permintaan Desa yang masuk, sesuai bulan yang sudah dijalani.
” Tulah akan kita bayar bersamaan dengan gaji ASN, itu juga tergantung permintaan Desa yang masuk ke kami”, ungkap Hattarudin, melalui sambungan telepon, Rabu (28/09/2022). (HB)



Tinggalkan Balasan