JEPARA, Berita Merdeka Online – Mengantisipasi maraknya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, jajaran Polres Jepara memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk memberikan edukasi kepada siswa-siswi baru.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh personel Polsek Mayong di sejumlah sekolah, salah satunya di SMK Muhammadiyah Mayong, pada Senin (14/7/2025).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan penyuluhan mengenai bahaya narkoba, penggunaan gawai secara bijak, serta bahaya perjudian online. Selain itu, siswa juga dibekali dengan pengetahuan mengenai pentingnya tertib dalam berlalu lintas.

Kasihumas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Jepara dalam mendukung program pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan.

“Melalui momen MPLS ini, kami ingin menyampaikan pesan penting kepada para siswa tentang bahaya narkoba dan pentingnya disiplin berlalu lintas. Kami harap, mereka dapat menjadi generasi yang cerdas dan menjauhi perilaku yang merusak masa depan,” ujar AKP Dwi.

Ia menambahkan bahwa kampanye ini tidak hanya menyasar pelajar, tetapi juga melibatkan pihak sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari narkoba.

Sinergi antara kepolisian, guru, dan siswa diharapkan mampu memperkuat ketahanan sekolah terhadap pengaruh negatif dari luar.

“Kesadaran kolektif sangat penting. Kami ingin membangun kerja sama dengan seluruh elemen sekolah untuk menjaga lingkungan pendidikan tetap sehat dan positif,” tambahnya.

Setelah sesi penyuluhan tentang narkoba, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi mengenai tata tertib berlalu lintas yang disampaikan oleh personel Polsek Mayong.

Para siswa diberi pemahaman tentang pentingnya memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), menggunakan helm saat berkendara, mematuhi rambu lalu lintas, dan menjaga keselamatan di jalan.

“Pengetahuan tentang keselamatan berlalu lintas harus dikenalkan sejak dini. Dengan pemahaman yang baik, angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan remaja bisa ditekan,” tegasnya.

AKP Dwi juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digalakkan secara berkelanjutan, sebagai bentuk perhatian serius Polres Jepara terhadap pembinaan generasi muda.

“Ini bukan kegiatan satu kali. Kami akan terus melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah, karena masa depan bangsa ada di tangan para pelajar,” tutupnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Polres Jepara berharap para siswa tidak hanya memahami bahaya narkoba dan pentingnya tertib berlalu lintas, tetapi juga menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat di sekolah maupun di masyarakat. (lim)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.