Tolitoli, Berita Merdeka Online — Dalam upaya mendukung ketahanan pangan daerah, Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya bersama Dandim 1305/Buol Tolitoli Letkol Inf. Aryanto Rolando memimpin langsung gerakan penanaman padi sawah di Dusun Lemo-Lemo, Desa Betengon, Kecamatan Dondo, Rabu (16/7/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Tolitoli Elya H.P. Sagala, S.P., Camat Dondo Idham Halisin, S.Pd., M.Pd., Kapolsek Dondo Iptu Ijmal, S.H., Danramil 1305-04 Dondo Peltu Irwan, para Kepala Dinas/UPT se-Kecamatan Dondo, para Kepala Desa, serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

 

Dalam sambutannya, Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar menanam benih padi, tetapi juga menanam harapan bagi kemandirian pangan di daerah.

“Hari ini kita menanam benih padi, tetapi sebenarnya kita sedang menanam harapan. Langkah ini adalah wujud nyata komitmen kita menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Bupati Amran di sela kegiatan.

Beliau juga mengingatkan bahwa musim tanam kali ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai momentum kebangkitan sektor pertanian desa.

“Musim tanam ini harus menjadi titik awal penguatan komitmen kita untuk mewujudkan kedaulatan pangan dari desa, oleh desa, dan untuk kesejahteraan masyarakat desa. Pemerintah daerah pasti hadir untuk mendukung sektor pertanian,” tegasnya.

Gerakan tanam padi sawah ini menjadi salah satu program prioritas Pemkab Tolitoli dalam upaya meningkatkan produksi beras lokal dan menjaga pasokan pangan tetap stabil. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperbaiki taraf hidup para petani dengan hasil panen yang lebih optimal.

Dukungan nyata dari unsur TNI, Polri, serta perangkat desa menunjukkan komitmen lintas sektor dalam mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Tolitoli.

Dengan semangat gotong royong, diharapkan Kecamatan Dondo bisa menjadi salah satu sentra produksi padi di Tolitoli, yang akan berdampak positif pada ketahanan pangan daerah dan perekonomian petani. (Alm)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.