Beritamerdekaonline.com, Bengkulu Utraa – Guna memotivasi warga masyarakat dalam meningkatkan minat baca dan literasi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bengkulu Utara ( DKPP BU ) melaksanakan Bimbingan teknis Membaca nyaring dan Bimbingan Teknis literasi informasi untuk guru pustakawan, pegiat litersi dan orang tua yang dilaksanakan pada hari senin tanggal 25 Agustus 2025 sampai dengan hari kamis tanggal tanggal 25 Agustus 2025 bertempat diaula Dinas Kearsipan dan perpustakaan Kabupaten Bengkulu Utara. Bimbingan teknis membaca nyaring dikuti sebanyak 150 peserta yang terdiri dari para guru, pustakawan dan pegiat litersi dengan menghadirkan narasumber dari Balai Bahasa Provinsi Bengkulu sedangkan bimbingan teknis literasi informasi dikuti oleh 50 orang peserta yang berasal dari sekolah sekolah, desa dan masyarakat dalam wilayah Kabupaten Bengkulu Utara dengan menghadirkan narasumber dari Ikatan Pustakawan Provinsi Bengkulu.
Bimtek membaca nyaring dan bimtek literasi informasi di buka oleh sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bengkulu Utara ibu YENI DIRYANA, SKM.MM selaku yang mewakili Kepala Dinas. Dalam arahannya sekretaris Dinas kearsipan dan perpustakaan menyampaikan bahwa Bimtek membaca nyaring sebagai salah satu langkah percepatan pelaksanaan program Perpusnas RI di Kabupaten Bengkulu Utara guna mengembangkan minat baca serta meningkatkan literasi masyarakat. Membaca tidak hanya nyaring tetapi juga bias menarik dan dinikmati pendengar sehingga bisa memancing pihak lain untuk menjadi suka membaca ujarnya.

Sementara itu Kabid pengelolaan layanan dan pelestarian bahan Pustaka Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bengkulu Utara Drs. Ahmad Bastari, MM dalam laporan nya menyampaikan bahwa tujuan diadakannya Bimtek membaca nyaring ini adalah mengenalkan kegiatan membaca di keluarga, satuan pendidikan, masyarakat guna menumbuhkan minat baca dan liteasi anak sesuai usia mereka, yang dimulai dalam keluarga sebagai bagian dari literasi keluarga. Sedangkan bimbingan teknis literasi informasi dilaksanakan dengan maksud memberikan bimbingan kepada pustakawan, guru dan pegiat literasi tentang literasi informasi ( kemampuan mengenali kebutuhan, penelusuran, evaluasi dan pemanfaatan sumber informasi yang relevan ).

Acara bimbingan teknis diikuti oleh peserta dengan antusias berjalan aman dan lancer sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara. (Adv/Yaap)



Tinggalkan Balasan