Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Tak butuh waktu lama bagi Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin untuk bertindak. Usai mendengar langsung keluh kesah para guru honorer dan guru TK swasta bersertifikat profesi di Bengkulu, Sultan seketika menghubungi dua pejabat tinggi negara Menteri PANRB Rini Widyantini dan Kepala BKN Prof. Zudan Arif guna memperjuangkan nasib para pendidik tersebut, Kamis pagi (23/10/2025).

Pertemuan antara Sultan dan para guru itu berlangsung di Kantor DPD RI Provinsi Bengkulu pukul 09.00 WIB. Dalam dialog terbuka, para guru yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru TK Swasta Bersertifikat menyampaikan perjuangan panjang mereka agar diakui sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Salah satu perwakilan guru, Siti Yuniana, dengan suara bergetar mengungkapkan bahwa meski telah memiliki sertifikat profesi, SK penyetaraan dari Kementerian Pendidikan, serta jabatan dan golongan setara PNS, mereka belum memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP).
“Kami sudah belasan tahun mengabdi. SK penyetaraan kami ditandatangani Dirjen Kementerian Pendidikan, bukan kepala daerah. Tapi kami belum diakui sebagai ASN karena mengajar di sekolah swasta,” ujar Siti.
Menanggapi hal tersebut, Sultan B Najamudin menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi para guru hingga ke tingkat pusat.
“Saya datang ke Bengkulu untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat daerah, lalu memperjuangkannya ke pusat. Ini kampung halaman saya, tentu saya tidak bisa diam,” tegas Sultan di hadapan para guru.
Tanpa menunda waktu, Sultan langsung menghubungi MenPAN RB Rini Widyantini dan Kepala BKN Prof. Zudan Arif di hadapan peserta audiensi. Ia menyampaikan secara langsung aspirasi agar diberikan formasi ASN atau PPPK bagi guru swasta bersertifikat, terutama yang telah memiliki SK penyetaraan dari Kementerian Pendidikan.
“Kalau urusan ini harus sampai ke Presiden pun akan saya sampaikan. Aspirasi ini nyata adanya, dan perjuangan guru itu sama beratnya dengan perjuangan petani,” kata Sultan dengan nada tegas.
Sultan juga menuturkan bahwa ia memahami betul perjuangan para guru karena sebagian keluarganya berasal dari kalangan pendidik. Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dan sinergi antarinstansi agar formasi khusus bagi guru swasta segera terwujud.
Para guru menyambut dengan haru sikap cepat Ketua DPD RI tersebut. Mereka berharap langkah nyata Sultan mampu membuka jalan bagi pengakuan status mereka sebagai ASN atau PPPK.
“Saya tidak ingin janji tanpa tindakan. Aspirasi ini akan saya kawal sampai tuntas,” tutup Sultan sebelum meninggalkan ruangan.

Tinggalkan Balasan