Bupati Solok, Jon Firman Pandu Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Nagari Saning Bakar, (27/11)

Solok, Berita Merdeka Online – Kabupaten Solok kembali dilanda banjir besar akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah setempat sejak Kamis, 20 November 2025. Sejumlah kecamatan terdampak cukup parah, terutama Kecamatan Kubung, Kecamatan Junjung Sirih, dan Kecamatan X Koto Singkarak.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu, turun langsung meninjau kondisi warga terdampak di Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kamis, 27 November 2025. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal serta mengetahui kebutuhan mendesak masyarakat di lapangan.

“Hari ini kita pastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. OPD terkait telah saya instruksikan untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan dan membuka kembali akses yang tertutup banjir,” ujar Bupati Jon Firman Pandu dalam keterangannya.
Menurut laporan sementara petugas, banjir dipicu oleh meluapnya sejumlah aliran sungai akibat curah hujan yang tinggi. Genangan air memasuki permukiman warga dan merendam lahan pertanian. Beberapa akses jalan juga tertutup material lumpur, sedangkan sejumlah titik dilaporkan mengalami kerusakan irigasi serta tebing longsor.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Dinas PUPR, perangkat nagari, serta unsur TNI–Polri. Bupati berdialog langsung dengan warga untuk memastikan kebutuhan mendesak, termasuk bantuan logistik dan akses kesehatan.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Nagari Saning Bakar, (27/11)

Pemerintah Kabupaten Solok telah mengaktifkan posko darurat di sejumlah kecamatan terdampak. Dapur umum didirikan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga, sementara tim kesehatan diterjunkan untuk mengantisipasi potensi penyakit pascabanjir, khususnya pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Dinas PUPR diminta mempercepat pembersihan jalan dan melakukan penanganan awal di titik rawan longsor, agar mobilitas masyarakat dapat segera pulih.

“Kami berkomitmen hadir di tengah masyarakat. Segala kebutuhan mendesak akan ditangani, dan langkah pemulihan pascabencana akan terus kita lakukan,” tambah Bupati.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan jumlah rumah terdampak, kerusakan fasilitas umum, serta luas lahan pertanian yang terendam banjir. (Ikhsan)

 


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.