Foto: Wakil Bupati Sumedang, M Fajar Adila
Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menegaskan bahwa masa depan daerah dan bangsa berada di tangan generasi muda hari ini.
Anak-anak muda Sumedang ke depan tidak hanya dituntut untuk cerdas secara intelektual, tetapi juga harus memiliki budi pekerti yang luhur, mental yang kuat, serta karakter yang kokoh.
“Semua itu harus berlandaskan pada ideologi Pancasila sebagai nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Fajar biasa dipanggil, di Jakarta, Kamis, 15 Januari 2025.
Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks-arus globalisasi, perkembangan teknologi yang cepat, serta pergeseran nilai sosial-anak muda harus mampu berdiri tegak dengan jati diri yang jelas.
Pancasila bukan sekadar hafalan lima sila, melainkan pedoman hidup yang menuntun sikap, perilaku, dan cara berpikir.
Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus tertanam kuat dalam diri setiap generasi penerus.
M. Fajar Aldila menekankan pentingnya penguatan mental dan karakter sejak dini.
Mental yang tangguh akan melahirkan generasi yang tidak mudah menyerah, tidak rapuh menghadapi kegagalan, serta berani bermimpi besar untuk kemajuan Sumedang.
“Karakter yang baik akan membentuk pribadi yang jujur, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Inilah fondasi utama untuk melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas,” jelasnya.
Dalam perjalanan pembangunan Sumedang, muncul pula harapan besar dengan terpilihnya seorang perempuan asal Sumedang yang mampu membawa aspirasi masyarakat dengan sudut pandang yang lebih inklusif dan penuh empati.
Hal ini menjadi simbol kemajuan bahwa perempuan memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk berkontribusi, memimpin, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.
Kehadiran perempuan dalam kepemimpinan bukan hanya tentang keterwakilan gender, tetapi juga tentang keseimbangan, keadilan, dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan. Dia mencontohkan perempuan perwakilan Propinsi yang menjadi anggota Paskibra.
Lebih dari itu, M. Fajar Aldila juga mengingatkan pentingnya menghormati leluhur.
“Kemajuan yang kita nikmati hari ini tidak lepas dari pengorbanan para pendahulu,” ujarnya.
Leluhur kita, kata dia telah berjuang, bekerja keras, dan meletakkan dasar nilai budaya serta moral yang menjadi identitas masyarakat Sumedang.
Menghormati leluhur berarti menjaga warisan nilai, adat, dan kearifan lokal agar tidak hilang ditelan zaman.
Dengan menghargai masa lalu, kita akan lebih bijak melangkah ke masa depan. Generasi muda yang berkarakter Pancasila, menghormati leluhur, serta terbuka terhadap peran perempuan dalam kepemimpinan, akan menjadi kekuatan besar bagi Sumedang.
Inilah jalan menuju daerah yang maju, berdaya saing, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai luhur bangsa.
Sumedang bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia-manusia yang beretika, berkarakter, dan berideologi Pancasila.
“Dari sinilah harapan akan masa depan yang lebih baik tumbuh dan terwujud nyata,” pungkas Wabup muda ini. (@ms)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan