SEMARANG, Berita Merdeka Online – Kota Semarang terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026 yang akan digelar pada 11–21 September 2026.
Berbagai langkah strategis disiapkan, mulai dari penguatan sarana prasarana, kesiapan venue, hingga penyambutan kafilah dari seluruh Indonesia.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa salah satu fokus utama adalah gerakan resik-resik tempat ibadah, khususnya masjid, sebagai bagian dari persiapan menyambut para peserta.
“Program ini bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi gerakan kolektif yang melibatkan pemerintah, masyarakat, hingga pengurus tempat ibadah,” ujarnya.
Kick off program tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (25/4), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Semarang ke-479. Kegiatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan hingga mendekati pelaksanaan MTQ.
Melalui program tersebut, seluruh masjid di Kota Semarang ditargetkan dalam kondisi bersih, tertata, dan siap menjadi ruang ibadah yang nyaman bagi kafilah dari berbagai daerah. Selain itu, Pemkot juga ingin menghadirkan pengalaman religius yang berkesan bagi para peserta.
Tidak hanya fokus pada penyelenggaraan utama, Pemkot Semarang juga menyiapkan berbagai kegiatan pendukung guna memperkuat syiar Islam sekaligus mendorong ekonomi daerah. Di antaranya Lomba Rebana Tingkat Nasional, Expo Kaligrafi Islami, Pameran Halal Food Semarangan, hingga IKM Awards yang akan digelar pada hari ketiga hingga ketujuh pelaksanaan MTQ.
Untuk mendukung kenyamanan tamu, Pemkot turut menyiapkan paket wisata terintegrasi yang mencakup wisata religi, heritage, hingga walk in tour. Program ini dikembangkan melalui kerja sama dengan Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan spiritual Kota Semarang kepada para kafilah dan pengunjung secara optimal.
Upaya ini juga sejalan dengan penguatan konsep destinasi wisata ramah muslim yang tengah dikembangkan, termasuk peningkatan fasilitas ibadah, penataan kawasan wisata, serta layanan yang sesuai kebutuhan wisatawan muslim.
Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, Kota Semarang optimistis mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.
MTQ Nasional XXXI 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat nilai keagamaan, persatuan, serta promosi potensi daerah di tingkat nasional.(day)




Tinggalkan Balasan