Palembang, Beritamerdekaonline.com – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terus memperkuat upaya pembangunan dan penataan kawasan strategis yang berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi serta sektor pariwisata daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat koordinasi dan audiensi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII terkait rencana pengembangan dan pengerukan Danau Mas Harun Bastari (DMHB) yang dilaksanakan pada Kamis, 11 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor BBWS Sumatera VIII, di Kota Palembang, Sumatera Selatan tersebut dihadiri oleh Plt. Bupati Rejang Lebong, Kepala BBWS Sumatera VIII, anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, Kepala Bappeda Kabupaten Rejang Lebong, serta Kepala Dinas PUPRKP Kabupaten Rejang Lebong. Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan kawasan yang lebih tertata dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, Riki Irawan, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan langkah penting dalam membangun kesamaan persepsi dan sinergi antarinstansi guna mendukung pengembangan kawasan DMHB secara berkelanjutan.
”Rapat koordinasi dan audiensi ini merupakan langkah penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dengan BBWS Sumatera VIII dalam mendukung rencana pengembangan dan pengerukan DMHB. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat serta menjadi salah satu upaya mendorong kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Rejang Lebong,” ujar Riki Irawan.
Menurutnya, pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada aspek infrastruktur semata, tetapi juga harus mempertimbangkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan. Karena itu, keterlibatan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang terintegrasi dan tepat sasaran.
”Pengembangan kawasan harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, BBWS, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar setiap program yang dijalankan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi daerah,” katanya.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis terkait rencana pengerukan dan pengembangan kawasan DMHB turut menjadi pembahasan utama. Penataan kawasan ini dinilai memiliki nilai strategis karena dapat meningkatkan fungsi kawasan sekaligus membuka peluang baru dalam pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Rejang Lebong.
Selain memberikan manfaat dari sisi tata kelola kawasan, pengembangan DMHB juga diharapkan mampu menjadi daya tarik baru yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah tersebut. Dengan meningkatnya aktivitas wisata, peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan juga diyakini akan semakin terbuka.
Riki menegaskan bahwa Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong siap mendukung berbagai langkah yang diperlukan demi terwujudnya pengembangan kawasan tersebut.
”Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong mendukung penuh upaya penataan dan pengembangan DMHB. Kami optimistis kawasan ini memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu daya tarik yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap hasil dari rapat koordinasi dan audiensi tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret yang melibatkan seluruh pihak terkait.
”Melalui koordinasi yang baik, kami berharap rencana pengembangan dan pengerukan DMHB dapat segera direalisasikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan mendukung pembangunan Kabupaten Rejang Lebong secara berkelanjutan,” tutup Riki.
Melalui sinergi yang terus diperkuat antara Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan BBWS Sumatera VIII, pengembangan serta penataan DMHB diharapkan menjadi salah satu proyek strategis yang tidak hanya meningkatkan kualitas kawasan, tetapi juga memperkuat posisi Rejang Lebong sebagai daerah yang memiliki potensi wisata dan ekonomi yang terus berkembang.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan