Kabupaten Semarang | Beritamerdekaonline – Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan pengecoran jalan di Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, sebagai salah satu sasaran fisik prioritas yang diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga, Minggu (2/8/2026).
Sejak pagi hari, lokasi pembangunan telah dipenuhi aktivitas. Warga dari berbagai kalangan hadir dengan penuh antusias untuk bergotong royong bersama personel Satgas TMMD.
Mereka saling berbagi tugas, mulai dari menyiapkan campuran material, mengangkut adonan beton menggunakan gerobak, mengatur pasokan air, hingga meratakan permukaan jalan agar hasil pengecoran berkualitas dan sesuai standar konstruksi.
Kekompakan antara TNI dan masyarakat menjadi pemandangan yang mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tanpa mengenal perbedaan, seluruh pihak bekerja dalam satu tujuan, yakni menghadirkan infrastruktur yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Cukil.
Komandan Satgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., mengatakan bahwa pembangunan jalan merupakan salah satu sasaran utama TMMD karena memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Menurutnya, jalan yang sebelumnya kurang memadai akan berubah menjadi akses yang lebih baik sehingga mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, mendukung aktivitas pendidikan, serta mendorong peningkatan roda perekonomian desa.
Di sela-sela pekerjaan, suasana penuh keakraban tampak menghiasi lokasi pembangunan. Canda dan tawa antara personel Satgas dan warga sesekali terdengar, menciptakan suasana kerja yang hangat tanpa mengurangi semangat dan fokus dalam menyelesaikan pekerjaan.
Partisipasi aktif masyarakat Dusun Gompyong menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan. Warga secara sukarela menyumbangkan tenaga, waktu, bahkan peralatan yang dimiliki demi mendukung kelancaran pengecoran jalan. Bagi mereka, jalan yang dibangun bukan hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi merupakan investasi jangka panjang yang akan dinikmati oleh generasi mendatang.

Melalui budaya gotong royong yang terus dipelihara, pekerjaan berat dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan efektif. Sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan desa akan berjalan optimal apabila seluruh elemen saling mendukung dan bekerja bersama.
Program TMMD Reguler Ke-129 tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat nilai persatuan, kepedulian sosial, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Kehadiran Satgas TMMD di Dusun Gompyong menjadi wujud nyata pengabdian TNI yang selalu hadir bersama rakyat, bekerja dan berkarya demi mewujudkan desa yang lebih maju, aman, dan sejahtera.
( Ikhsan )
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan