Kabupaten Semarang | Beritamerdekaonline – Kehadiran Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga tidak hanya dirasakan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di sela waktu istirahat pelaksanaan program, seorang anggota Satgas TMMD, Sertu Musnan, menyempatkan diri membantu usaha rumahan milik warga di Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (2/8/2026).
Usaha tersebut dijalankan oleh Bapak Basir (67) bersama istrinya, Ibu Sudarmi (60), warga RT 17 RW 06 Dusun Gompyong. Pasangan ini telah lama menggeluti pembuatan kotak kemasan ikan berbahan limbah kayu. Dengan memanfaatkan sisa-sisa potongan kayu yang sebelumnya tidak bernilai, mereka mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung pemanfaatan limbah secara produktif.
Di sela aktivitas TMMD, Sertu Musnan ikut membantu proses pembuatan kotak kemasan ikan. Ia bersama keluarga Bapak Basir memotong, merakit, dan menyusun potongan kayu menjadi kotak kemasan yang siap digunakan. Kehadiran prajurit TNI di tengah aktivitas usaha kecil tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian kepada masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan memberikan dukungan moral dan tenaga bagi pelaku usaha rumahan.
Bagi keluarga Bapak Basir, bantuan tersebut memiliki arti yang sangat besar. Selain mempercepat proses produksi, kehadiran anggota Satgas TMMD memberikan motivasi untuk terus mempertahankan usaha yang telah menjadi sumber penghidupan keluarga selama bertahun-tahun.
Ibu Sudarmi mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh personel Satgas TMMD. Menurutnya, kepedulian tersebut menjadi penyemangat bagi keluarganya untuk terus berkarya dan mengembangkan usaha meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak TNI yang telah membantu pekerjaan kami. Bantuan ini membuat pekerjaan menjadi lebih ringan dan memberikan semangat kepada kami untuk terus berusaha,” ungkapnya.
Kegiatan sederhana tersebut mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Melalui interaksi langsung seperti ini, kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin terasa, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan saling peduli di tengah masyarakat.
Program TMMD Reguler Ke-129 tidak hanya menghadirkan pembangunan jalan, rehabilitasi rumah, dan berbagai infrastruktur lainnya, tetapi juga memperkuat sisi sosial serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kehadiran Satgas TMMD di Desa Cukil menjadi bukti bahwa pengabdian TNI tidak terbatas pada pembangunan fisik, melainkan juga memberikan motivasi dan dukungan bagi warga agar terus produktif dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Melalui semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan usaha-usaha kecil seperti yang dijalankan keluarga Bapak Basir dapat terus berkembang, menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan potensi di sekitarnya demi mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera.
( Ikhsan )
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan