Kota Bengkulu, Berita Merdeka Online – Warga Jalan Cempaka 10 RT 12 RW 03, Kelurahan Kebun Beler, Kota Bengkulu, mendesak Pemerintah Kota Bengkulu segera memperbaiki jalan lingkungan yang dilaporkan mengalami kerusakan parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan jalan berupa lubang di sejumlah titik serta kondisi becek saat hujan disebut telah berlangsung cukup lama. Jalan tersebut merupakan akses yang digunakan masyarakat untuk menuju rumah dan sejumlah fasilitas di lingkungan sekitar.

Perwakilan warga, Kon, mengatakan masyarakat berharap Pemerintah Kota Bengkulu, khususnya instansi teknis yang membidangi infrastruktur, segera turun langsung untuk meninjau kondisi Jalan Cempaka 10.

Menurutnya, lokasi jalan tersebut berada di belakang Kantor Lurah Kebun Beler. Namun, warga menilai hingga kini belum ada pekerjaan perbaikan yang dilakukan di ruas jalan tersebut.

Kondisi Jalan Cempaka 10 RT 12 RW 03 Kelurahan Kebun Beler, Kota Bengkulu, yang dilaporkan warga mengalami kerusakan dan berlubang.

“Ini sudah bertahun-tahun rusak. Padahal posisinya tepat di belakang kantor lurah. Kami minta Pemkot Bengkulu jangan tutup mata. Tolong perbaiki, karena ini akses warga sehari-hari,” ujar Kon mewakili warga RT 12 RW 03, Sabtu (15/8/2026).

Berdasarkan informasi yang disampaikan warga, kondisi Jalan Cempaka 10 RT 12 RW 03 mengalami kerusakan dengan sejumlah bagian jalan berlubang. Ketika hujan turun, permukaan jalan menjadi becek sehingga dinilai dapat meningkatkan risiko bagi pengendara maupun pejalan kaki.

Warga berharap persoalan infrastruktur tersebut tidak hanya menjadi perhatian sementara, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui peninjauan lapangan dan program perbaikan yang jelas.

Selain menjadi akses menuju permukiman warga, jalan tersebut juga memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Kami sudah sabar. Masa jalan di belakang kantor lurah saja tidak diperhatikan. Tolong Pak Wali Kota, perhatikan kami,” tegas Kon.

Masyarakat RT 12 RW 03 meminta Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu untuk segera melakukan pengecekan terhadap kondisi jalan.

Warga juga berharap perbaikan Jalan Cempaka 10 dapat dipertimbangkan dan dimasukkan ke dalam program penanganan infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintah daerah pada tahun 2026.

Desakan tersebut muncul karena warga menilai kerusakan jalan telah mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.

Dalam penanganan infrastruktur lingkungan, masyarakat berharap adanya kepastian mengenai status jalan, kewenangan penanganan, serta rencana perbaikan yang dapat disampaikan secara terbuka kepada warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kelurahan Kebun Beler maupun Dinas PUPR Kota Bengkulu belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga dan rencana penanganan Jalan Cempaka 10 RT 12 RW 03. (HE)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.