Kaur, Berita Merdeka Online — Rumah milik Suhadi (54), warga Desa Talang Tais, Kecamatan Kelam Tengah, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, ludes terbakar pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 11.55 WIB.

Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan rumah beserta sebagian besar barang milik korban. Kerugian material akibat kejadian itu diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Merespons kejadian itu, Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., langsung mendatangi keluarga Suhadi. Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kaur tersebut merupakan bentuk respons pemerintah daerah terhadap warga yang mengalami musibah.

Bupati juga memastikan kondisi keluarga korban mendapat perhatian dan meminta jajaran terkait melakukan pendataan terhadap kebutuhan warga terdampak.

Bupati Kaur Gusril Pausi mengunjungi keluarga korban kebakaran rumah di Desa Talang Tais Kecamatan Kelam Tengah

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, api mulai diketahui sekitar pukul 11.55 WIB. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan melalap bagian rumah serta sejumlah harta benda milik korban.

Penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran tetap memerlukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Tidak adanya korban jiwa menjadi hal yang patut disyukuri meskipun keluarga korban harus kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda.

Saat menemui keluarga korban, Gusril Pausi menyampaikan rasa prihatin sekaligus memberikan dukungan moral agar keluarga Suhadi tetap tabah menghadapi musibah tersebut.

“Musibah ini tentu sangat berat. Kita semua turut berduka atas apa yang dialami keluarga Bapak Suhadi. Yang terpenting sekarang adalah keselamatan dan bagaimana kita bersama-sama membantu keluarga untuk kembali bangkit,” ujar Gusril.

Gusril kemudian meminta jajaran pemerintah daerah segera melihat kondisi keluarga korban secara langsung. Pendataan dinilai penting untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan warga yang terdampak.

Menurutnya, bantuan awal diperlukan untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan mendesak setelah rumah mereka tidak lagi dapat ditempati.

Bupati Kaur menegaskan bahwa pemerintah daerah harus memberikan respons cepat setiap kali menerima laporan mengenai masyarakat yang mengalami bencana atau musibah.

“Kalau ada masyarakat kita yang tertimpa musibah, jangan menunggu lama. Pemerintah harus cepat hadir, melihat kondisi di lapangan dan memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan yang ada,” tegasnya.

Ia menilai kehadiran pemerintah tidak hanya dibutuhkan ketika pelayanan pemerintahan berjalan dalam kondisi normal. Menurut Gusril, perhatian pemerintah justru harus semakin terasa ketika masyarakat menghadapi situasi sulit.

Respons tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan perhatian kepada masyarakat yang terdampak musibah.

Gusril berharap bantuan yang diberikan pemerintah bersama perhatian dari berbagai pihak dapat membantu meringankan beban keluarga Suhadi.

Ia juga menyampaikan harapan agar keluarga korban memperoleh kekuatan untuk kembali menata kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

“Semoga keluarga diberikan kekuatan dan kesabaran. Kita berharap bantuan dan perhatian yang diberikan bisa sedikit meringankan beban keluarga,” katanya.

Peristiwa kebakaran di Desa Talang Tais tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan instalasi dan jaringan listrik di lingkungan rumah.

Pemerintah Kabupaten Kaur juga diharapkan terus memastikan warga yang terdampak musibah memperoleh pendampingan serta bantuan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Dengan turun langsung menemui korban, pemerintah daerah menunjukkan upaya untuk memastikan masyarakat yang mengalami musibah tidak menghadapi situasi tersebut seorang diri. (Hotman)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.