Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Lingkungan internal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diguncang kabar dugaan pengamanan sejumlah perwira tinggi berpangkat jenderal. Mereka disebut-sebut dibawa ke Markas Komando (Mako) Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, terkait dugaan penyadapan di lingkungan Istana Kepresidenan.
Berita yang beredar sejak Senin (2/11/2026) malam itu mengaitkan pemeriksaan sejumlah petinggi Polri dengan dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Kabar tersebut semakin menyita perhatian setelah muncul informasi bahwa seorang jenderal aktif berpangkat bintang empat, seorang jenderal bintang tiga, lima jenderal bintang dua, serta seorang perwira menengah berpangkat Komisaris Besar ikut terseret dalam pemeriksaan.
Sejumlah nama dan inisial perwira turut beredar di tengah isu tersebut. Namun, identitas maupun keterlibatan mereka belum dapat dipastikan sehingga belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran.
Penanganan perkara ini juga disebut-sebut melibatkan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.

Menanggapi kabar yang berkembang, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan.
“Jadi sedang kami cek saat ini,” ujar Isir kepada wartawan, Selasa (3/11/2026).
Isir juga menyatakan Polri akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses pengecekan dilakukan.
“Nanti akan kami sampaikan perkembangannya,” katanya.
Sementara itu, isu dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo menjadi perhatian karena menyangkut keamanan komunikasi dan kerahasiaan informasi di lingkungan Istana Kepresidenan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi yang memastikan kronologi pengamanan, jumlah perwira yang diperiksa, maupun bukti keterlibatan mereka dalam dugaan penyadapan.
Publik kini menunggu penjelasan Mabes Polri untuk mengungkap duduk perkara sebenarnya di balik kabar yang mengguncang institusi Bhayangkara tersebut. (@ms)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan